<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kesaksian Archives &#8211; Nazaret Tour</title>
	<atom:link href="https://www.nazarettour.co.id/category/kesaksian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.nazarettour.co.id/category/kesaksian/</link>
	<description>Biro Perjalanan Wisata Holyland &#38; Eropa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Mar 2023 07:22:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2016/04/cropped-Nazaret-Favicon-512px-32x32.png</url>
	<title>Kesaksian Archives &#8211; Nazaret Tour</title>
	<link>https://www.nazarettour.co.id/category/kesaksian/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kesaksian dibawa ke Neraka oleh Ps. Philip Mantofa</title>
		<link>https://www.nazarettour.co.id/kesaksian-dibawa-ke-neraka-philip-mantofa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[holylandtour]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2020 08:21:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[kristen]]></category>
		<category><![CDATA[philip mantofa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.nazarettour.co.id/?p=7432</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kesaksian dibawa ke Neraka oleh Philip Mantofa. Philip Mantofa lahir di Surabaya pada tanggal 27 September 1974, beliau merupakan anak ke-2 dari 3 bersaudara. Semuanya pria. Sedari kecil Philip Mantofa sering step dan kejang-kejang. Dalam kegalauan ibunya berdoa kepada Tuhan: &#8220;Tuhan, jangan diambil! Anak ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/kesaksian-dibawa-ke-neraka-philip-mantofa/">Kesaksian dibawa ke Neraka oleh Ps. Philip Mantofa</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><em>Kesaksian dibawa ke Neraka oleh Philip Mantofa</em></strong>. Philip Mantofa lahir di Surabaya pada tanggal 27 September 1974, beliau merupakan anak ke-2 dari 3 bersaudara. Semuanya pria. Sedari kecil Philip Mantofa sering step dan kejang-kejang. Dalam kegalauan ibunya berdoa kepada Tuhan: &#8220;Tuhan, jangan diambil! Anak ini saya berikan kepadaMu! Jaga dia, Tuhan!&#8221; Setelah bertumbuh besar, Philip masih mengalami kesulitan untuk berjalan. Oleh Dokter diberi saran untuk memakai sepatu dari besi yang biasa digunakan untuk anak yang cacat karena polio. Hal ini membuatnya menjadi minder dan tidak mau keluar rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini beliau menjadi seorang Gembala di sebuah Gereja yang terletak di Surabaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_7440" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2020/07/Kesaksian-Philip-Mantofa.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-7440" class="wp-image-7440 size-full" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2020/07/Kesaksian-Philip-Mantofa.jpg" alt="Kesaksian Philip Mantofa" width="1000" height="772" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2020/07/Kesaksian-Philip-Mantofa.jpg 1000w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2020/07/Kesaksian-Philip-Mantofa-350x270.jpg 350w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2020/07/Kesaksian-Philip-Mantofa-768x593.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></a><p id="caption-attachment-7440" class="wp-caption-text"><em>Pdt. Philip Mantofa saat sedang berkhotbah</em></p></div>
<h2><span style="font-size: 16pt;">KESAKSIAN DIBAWA KE NERAKA DIMULAI</span></h2>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>1 Januari 2000, pukul 5.00 WIB</strong></em>. Saya terbangun dan terkejut. Sekeliling saya gelap dan saya tidak dapat melihat apapun. Saya tidak melihat adanya tanda-tanda kehidupan di tempat itu, kecuali suara-suara teriakan kesakitan yang lamat-lamat terdengar dari kejauhan.</p>
<p><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script><br />
<ins class="adsbygoogle" style="display: block; text-align: center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-9314838904486517" data-ad-slot="9086462118"></ins><br />
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Bangun! Aku ingin menunjukkan sesuatu yang sangat penting kepadamu.”</em> Saya tahu bahwa itu suara Tuhan Yesus. Saya bangun dan mengikuti-Nya. Ia membawa saya ke padang gurun. Sebuah perjalanan yang panjang dengan suasana mencekam. Saya tidak merasakan adanya tanda-tanda kehidupan di sana, kecuali kesunyian yang bercampur kengerian yang tak terkatakan. Sunyi, sangat tandus dan tak ada angin yang berhembus. Tenggorokan saya terasa kering karena panasnya melebihi batas normal. Di sepanjang jalan saya melihat banyak makhluk-makhluk aneh yang tak pernah saya lihat atau jumpai di bumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Saya tidak bisa berjalan cepat, tetapi berjalan setapak demi setapak untuk bisa sampai ke sebuah gerbang yang besar sekali sehingga ujungnya tak tampak. Saya tidak tahu pintu itu terbuat dari apa. Pintu gerbang itu tinggi sekali dan menyeramkan. Saya mendongakkan kepala untuk membaca sebuah papan nama. Kalau Tuhan tidak membantu saya, mungkin saya tidak akan pernah bisa membacanya. Tulisan itu tidak menyerupai tulisan dalam bahasa apapun di bumi, bunyinya : Valley of Torture, Lembah Penyiksaan. Saya baru menyadari dimana saya berada saat itu. Ternyata saya berada di neraka! Masih dalam keadaan shock, saya mendengar suara Tuhan di sebelah saya berkata, “Buka pintu itu!”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Saya menghela nafas panjang. Bagaimana mungkin? Akhirnya saya menaati perintah-Nya dan dengan urapan kuasa Tuhan saya menyorongkan tangan saya ke pintu gerbang itu. Cuma dengan menyentuhnya pintu gerbang besar itu terbuka dan berbunyi kkkkrriiiieeekkkkk. Deritnya memekakkan telinga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Masuk ke dalam kegelapan di balik pintu gerbang besar itu, saya mencium bau busuk yang menyengat hidung. Hawa panas menyerbu saya, disusul bau daging terbakar yang membuat saya mual dan ingin muntah. Mendadak kepala saya pusing karena mengetahui bau daging apa yang sedang terbakar disana, bau daging manusia terpanggang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2020/07/A-Trip-to-Hell.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-7442" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2020/07/A-Trip-to-Hell.jpg" alt="Kesaksian dibawa ke neraka" width="436" height="278" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2020/07/A-Trip-to-Hell.jpg 436w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2020/07/A-Trip-to-Hell-350x223.jpg 350w" sizes="(max-width: 436px) 100vw, 436px" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Kesaksian yang saya lihat di balik pintu itu sulit sekali saya lupakan. Bahkan setelah semuanya kembali berjalan seperti biasa, ingatan akan tempat terkutuk itu sulit dihapus dari benak saya. Di Lembah Penyiksaan itu saya melihat banyak orang-orang yang mati di luar Tuhan Yesus ditempatkan. Sayangnya saya hanya mampu menceritakan sebagian kecil dari semua yang saya lihat di sana.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Saya tahu ada banyak sekali manusia yang tak terhitung jumlahnya di sana. Karena saya mendengar suara jeritan mereka memenuhi udara, berbarengan dengan kertakan gigi. Jeritan mereka itu memekakkan telinga, sehingga rasa ngeri membungkus sekujur tubuh saya. Teriakan kesakitan mereka itu seolah-olah menghilangkan kekuatan saya untuk tetap melihat semuanya sampai selesai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Jika urapan-Nya tidak melindungi saya, saya takkan bisa bertahan di sana. <em>“Tuhan, saya mohon keluarkan saya dari sini&#8230;”</em> pinta saya kepada Tuhan. Namun Tuhan tidak menanggapi saya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Belum habis rasa panik saya, tiba-tiba saya melihat kengerian yang lain. Tak jauh dari tempat saya berdiri, saya melihat seorang wanita yang dikerumuni roh-roh jahat. Mereka berbentuk aneh. Roh-roh jahat itu berjalan-jalan mengelilingi wanita itu, sambil memegang senjata tajam yang tak pernah saya lihat di bumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Saya melihat wajah wanita itu diliputi ketakutan yang sangat. Saya tahu bahwa ia belum lama mati karena posisinya saat itu sangat dekat dengan gerbang maut di mana saya berada. Saya tidak tahu apa yang membuat ia mati. Yang saya tahu, ia masih muda dan wajahnya cantik. Ketakutan di wajahnya sangat jelas ketika ia memohon belas kasihan mereka. Sayangnya, roh-roh jahat di sekelilingnya tidak menggubris permintaannya. Malahan mereka tertawa-tawa senang melihat ketakutan wanita itu. Mereka mengikat kedua tangan wanita itu ke sebuah balok kayu dan terus mengancam dan mengintimidasinya.</p>
<p><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script><br />
<ins class="adsbygoogle" style="display: block; text-align: center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-9314838904486517" data-ad-slot="9086462118"></ins><br />
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Ayo, berdusta! Ayo, berdusta!”</em> Semakin ia berteriak ketakutan, semakin keras iblis-iblis itu menyuruhnya berdusta. Ternyata selama hidup di bumi wanita itu sering mendustai suaminya. Ia tidak setia kepada janji dan ikatan pernikahannya. Wanita itu berselingkuh dengan pria lain. Wanita itu tampak pasrah terhadap perintah mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Ya, ya, aku akan berdusta! Aku akan berdusta!”</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Saya kira wanita itu akan dibebaskan karena telah memenuhi permintaan mereka. Ternyata dugaan saya keliru. Salah satu roh jahat itu menyodok wajah perempuan itu dengan senjata yang bentuknya aneh, kemudian menggaruk wajahnya dengan senjata yang sama dengan kasar dan cepat. Kulit wajah wanita itu terkelupas bersamaan dengan teriakan dan jeritan kesakitan wanita malang itu. Darah segar menyembur dari luka di wajahnya, dari luka yang menganga. Teriakan kesakitan terdengar sangat menyayat hati. Wajahnya tampak mengerikan akibat tindakan brutal dari iblis ini. Di saat yang bersamaan saya melihat roh jahat yang lain muncul dari balik kerumunan, menarik lidah wanita ini hingga putus. Jeritan kesakitan melolong-lolong keluar dari mulut tanpa lidah ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Saya terpana. Saya kehabisan kata-kata. Jantung saya seperti berhenti sepersekian detik karena sangat kaget. Saya tak menduga sama sekali bahwa wanita tersebut akan diperlakukan sesadistis itu. Saya tidak tahan lagi! Saya berteriak dengan marah. Saya bermaksud ingin menolongnya. Tetapi teriakan saya tenggelam dalam kegelapan dan kengerian. Karena dikuasai rasa takut, suara saya terdengar bagai rintihan. Tetapi mereka tidak dapat mendengar saya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Belum pulih dari shock saya, tiba-tiba saya melihat lidahnya kembali ada. Seolah-olah tidak terjadi apapun. Cuma darah yang tersisa di wajahnya menandakan adanya perlakuan sadistis atas wanita itu. Iblis yang sama kembali mengulangi kejadian tadi dengan senjatanya. Kembali wanita itu menjerit-jerit kesakitan. Begitu terus berulang-ulang sehingga kengerian menguasai saya sepenuhnya. Pada akhirnya saya tahu bahwa kekekalan di sana berlaku atas tubuh, perasaan dan pikiran manusia. Sekalipun semuanya terjadi di alam supranatural, tetapi jeritan, ekspresi ketakutan, bentuk penyiksaan, kertakan gigi, suara tawa iblis di neraka begitu nyata. Neraka itu lebih nyata dan lebih kekal daripada apa yang ada di bumi ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Ayo, kita bawa wanita ini ke depan, ke lautan api itu!”</em> Seketika itu juga saya diberi hikmat Tuhan tentang perbedaan antara maut, kerajaan maut, dan lautan api. Orang yang mati dalam dosanya akan mengalami maut, karena upah dosa ialah maut. Mereka terpisah selama-lamanya dari hadirat Allah. Di sanalah setan-setan mendirikan kerajaan maut. Mereka menyiksa manusia-manusia yang berada di kerajaan maut. Lautan api adalah hukuman terakhir bagi iblis dan para pengikutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Tiiiddddaaaakkkkkkkk! Aku tak mau ke sana. Tidak mauuuuu!”</em> Wanita tersebut memohon belas kasihan iblis-iblis itu. Dengan tangan terikat ke belakang, wajah yang hancur dan bersimbah darah, lidah yang putus, ia berlutut menangis memohon belas kasihan para penyiksanya. Sungguh, itu merupakan pemandangan yang sangat sangat sangat menyedihkan, membuat iba, dan sekaligus mengerikan. Bukan iba, bukan belas kasihan, para roh jahat itu malahan bersorak-sorak kegirangan melihat korban di depannya tak berdaya, penuh kemalangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Aku tidak mau ke sana. Tidak mau. Siksa aku saja di sini. Siksa aku saja semau kalian, jangan bawa aku ke sana!”</em> Wanita itu sudah demikian tersiksa, sedemikian menderita, sedemikian kesakitan, masih memilih disiksa di situ saja, dibandingkan dibawa ke lautan api. Saya bisa memahami ketakutannya. Lautan api itu bukan dongeng. Tempat itu nyata. Tempat itu ada di depan matanya. Benar kata Alkitab, <em>“Ngeri benar, kalau jatuh ke dalam penghukuman Allah yang hidup!”</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Tak jauh dari tempat wanita itu disiksa, saya melihat seorang pria yang tinggal kerangka, karena dagingnya telah meleleh, digotong kembali ke dekat pintu gerbang. Sebelumnya ia ditempatkan di dekat lautan api. Saya yakin ia telah lama mati. Ia dibawa ke dekat pintu gerbang itu entah untuk ke berapa kalinya, hanya untuk mempermainkan perasaannya. Sementara itu roh-roh jahat yang mengerumuninya berteriak-teriak memberi semangat, <em>“Ayo, onani! Ayo, masturbasi!”</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_7449" style="width: 1034px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2020/07/Kesaksian-dibawa-ke-neraka.jpg"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-7449" class="wp-image-7449 size-full" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2020/07/Kesaksian-dibawa-ke-neraka.jpg" alt="Kesaksian dibawa ke neraka" width="1024" height="543" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2020/07/Kesaksian-dibawa-ke-neraka.jpg 1024w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2020/07/Kesaksian-dibawa-ke-neraka-350x186.jpg 350w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2020/07/Kesaksian-dibawa-ke-neraka-768x407.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a><p id="caption-attachment-7449" class="wp-caption-text">Gambaran Neraka Penuh dengan Manusia Berdosa Yang Tidak Bertobat</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Rupanya, semasa ia hidup ia sering melakukan masturbasi. Ketika saya mendengar roh-roh jahat itu berteriak-teriak, saya dikagetkan dengan munculnya ribuan ulat yang menjalar keluar dari lubang kemaluannya yang sebenarnya tinggal daging meleleh. Ulat-ulat itu keluar juga dari lubang mata, hidung, dan telinganya. Ulat-ulat itu menjilati dagingnya yang meleleh. Saya tidak pernah menjumpai ulat-ulat seperti itu di bumi. Pria itu sangat kesakitan digerogoti dagingnya oleh ulat-ulat ganas itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Tak jauh dari tempat saya berdiri, saya melihat seorang pria muda yang sepertinya baru meninggal. Saya tahu kalau ia belum lama meninggal, karena orang-orang yang sudah lama meninggal akan berada di tempat yang sangat jauh dari tempat saya berdiri di dekat gerbang maut itu. Tak berapa lama kemudian beberapa roh jahat datang membawa seorang pria yang lebih tua usianya. Dugaan saya, semasa mereka hidup, mereka adalah ayah dan anak. Roh-roh jahat itu memaksa kedua orang itu ke tengah lingkaran. Mereka memaksa pria yang lebih muda untuk makan bagian belaksan dari kepala pria yang lebih tua. Memakan otak! Mengerikan sekali. Sebelumnya para iblis itu merobek belakang tempurung kepala pria yang lebih tua dengan tangan mereka. Terdengar jerit kesakitan dari pria tua itu. Dan anak muda itu tak punya pilihan lain selain memakan otak dan bagian belakang pria yang adalah ayahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Melihat kejadian yang menjijikkan dan gila itu saya berteriak histeris. Saya marah sekali melihat kejadian itu. Seumur hidup saya tidak pernah melihat dengan mata kepala sendiri perbuatan kanibalisme seperti itu. Sontak saya menjadi pusing dan tubuh saya gemetar. Sekujur tubuh saya jadi lemas karena ngeri. Kalau bukan karena tangan-Nya yang memberi kekuatan, saya tidak akan kuat berdiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Tuhhhaaaaaannnnn! Jangan diam saja! Lakukan sesuatu!”</em> kata saya iba. Tuhan tidak menjawab. Saya merasa putus asa karena saya tak dapat menghalangi perbuatan iblis-iblis itu. <em>“Lord, do something, please. Tuhan, Engkau ‘kan penuh kuasa. Lakukan sesuatu.”</em> Tuhan tetap diam. Saya tidak dapat berbuat apa-apa lagi, selain menaati-Nya. Saya memaksakan diri untuk melihat kembali potongan adegan yang sangat sangat mengerikan itu. Anak muda itu masih sedang memakan bagian belakang tempurung kepala ayahnya yang sangat-sangat kesakitan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Cukup, Tuhan! Hentikan! Saya tidak tahan!”</em><br />
<em>“Tidak! Engkau harus tetap di sini! Tetaplah di dekat-Ku dan jangan bergerak,”</em> kata-Nya dengan lembut. <em>“Jangan membenci,”</em> sambung-Nya. Seketika itu juga saya mengerti bahwa mereka berdua, ayah dan anak itu, saling membenci ketika mereka masih ada di dunia. Mereka tidak mau saling memaafkan sampai kematian menjemput mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika saya menoleh kembali ke arah ayah dan anak itu, terdengar suara satu roh jahat, <em>“Sekarang tiba giliranmu!”</em> Pria yang lebih tua dengan kesakitan yang sangat karena bagian kepalanya tinggal seperempat, menuruti kata-kata iblis itu. Ia sekarang berbalik memakan kepala anaknya sendiri. Wajah anak muda itu tampak tegang menanti giliran disiksa. Ia berdiri mematung dengan ekspresi wajah yang penuh kengerian. Ia menjerit-jerit kesakitan ketika ayahnya sendiri memakan bagian belakang kepalanya. Ya, Tuhan!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Tuhan, cukup!”</em> Saya tidak tahan lagi melihat semua kengerian itu. Saya menutup mata, tapi pemandangan itu tak dapat pergi. Seketika itu juga saya merasakan Tuhan menarik roh saya, sehingga bisa kembali ke tubuh saya. Saya terbangun dengan nafas terengah-engah. <em>“Celakalah aku jika aku tidak memberitakan Injil!”</em> seru saya setelah pengalaman dibawa Tuhan ke neraka yang sangat sangat sangat mengerikan itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Berbulan-bulan setelah itu, trauma saya melihat neraka tidak segera pulih. Ingatan tentang neraka itu tidak dapat saya lupakan sama sekali. Ditambah lagi, sekujur tubuh saya pada sakit. Tulang-tulang saya terasa nyeri, sehingga untuk menggerakkan badan saja terasa sulit. Sekalipun berusaha melupakan perjalanan ke lembah penyiksaan itu, namun saya tak dapat tidur tanpa memikirkannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Saya tahu, Tuhan membawa saya ke sana untuk membongkar rahasia pekerjaan iblis yang tak disadari banyak orang. Saya yakin “emergency call” ini datangnya dari Allah, bukan peringatan dari manusia. Tuhan mengembalikan roh saya ke tubuh saya dalam keadaan hidup, karena hanya orang hidup yang dapat berbicara kepada manusia yang hidup. Orang mati, sekalipun telah melihat dan mengalami neraka, tidak dapat berbicara kepada orang hidup.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Keseluruhan kesaksian dibawa ke neraka ini bukan terletak dan berfokus pada nerakanya. Yang jauh lebih penting, pesan ini mengenai Tuhan Yesus, mengenai keselamatan di dalam Tuhan Yesus. Karena hanya Tuhan Yesus saja yang sanggup menyelamatkan manusia dari penghukuman kekal di neraka. Kisah Para Rasul 4:12 mengatakan, “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Yesus Kristus, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” <em><strong>Kisah kesaksian Philip Mantofa</strong></em> ini diambil dari buku “<strong>A Trip To Hell</strong>” ditulis oleh <strong>Philip Mantofa</strong> bersama Sianne Ribkah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Shalom Shabat Kristiani dimanapun Anda berada,<br />
SAYA MOHON DENGAN RENDAH HATI, KESAKSIAN AKAN NERAKA SANGAT NYATA! AMBILAH KEPUTUSAN HARI INI; BESOK, MUNGKIN TERLAMBAT.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Semoga kesaksian ini dapat menjadi berkat dan refleksi untuk hidup kita semua.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tuhan memberkati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><span style="font-size: 14pt;"><em><strong>A TRIP TO HELL</strong></em> by <strong>PS. PHILIP MANTOFA</strong></span></h3>
<p>Silahkan melihat dua seri khotbah terkenal dari Ps. Philip Mantofa mengenai &#8220;<em>Kesaksian dibawa ke Neraka</em>&#8221; dibawah ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><iframe loading="lazy" src="https://www.youtube.com/embed/n2CxUXsdS5Q" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p>\</p>
<p><iframe loading="lazy" src="https://www.youtube.com/embed/2fpbgpQuan0" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color: #f2f2f2;"># kesaksian # Kesaksian dibawa ke neraka # a trip to hell # kesaksian dibawa ke neraka Philip Mantofa #Kesaksian Kristen</span></p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/kesaksian-dibawa-ke-neraka-philip-mantofa/">Kesaksian dibawa ke Neraka oleh Ps. Philip Mantofa</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kesaksian Mantan Umat Muslim masuk ke Agama Kristen</title>
		<link>https://www.nazarettour.co.id/kesaksian-mantan-muslim-masuk-ke-kristen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[holylandtour]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Apr 2017 07:29:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.nazarettour.co.id/?p=7254</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perkenalkan nama saya : Rio Firmansyah Tempat tangal lahir : Jakarta, 07-08-1998 Alm. papa saya orang Padang dan mama saya orang Palembang. Setelah mempercayai Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruslamat, nama saya menjadi : Filipus Rio Firmansyah. &#160; Saya dibaptis di Gereja Tiberias Indonesia oleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/kesaksian-mantan-muslim-masuk-ke-kristen/">Kesaksian Mantan Umat Muslim masuk ke Agama Kristen</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Perkenalkan nama saya : Rio Firmansyah<br />
Tempat tangal lahir : Jakarta, 07-08-1998<br />
Alm. papa saya orang Padang dan mama saya orang Palembang.<br />
Setelah mempercayai Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruslamat, nama saya menjadi : Filipus Rio Firmansyah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Saya dibaptis di Gereja Tiberias Indonesia oleh Pdt.DR.Yesaya Pariadji, pada tanggal 10 Mei 2012.</p>
<p><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-9314838904486517" crossorigin="anonymous"></script><br />
<ins class="adsbygoogle" style="display: block; text-align: center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-9314838904486517" data-ad-slot="9086462118"></ins><br />
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></p>
<p style="text-align: justify;">Saya mau berbagi kesaksian saya, dahulu saya seorang beragama muslim dan sebagai seorang Islam saya menjalankan syari&#8217;at dan perintah-perintah-Nya. Saya selalu sholat 5 waktu dan tahajud tak pula lupa zakat dan fitrah dan puasa wajib dan puasa di bulan ramadhan. Semuanya saya menjalankan dengan setulus hati saya. Dari saya TK saya selalu diajari mengaji oleh orang tua saya. Saya sudah ditinggalkan oleh alm. papa saya di tahun 2007. Semua urusan rumah tangga dan anak-anaknya mama saya yang urus sampai besar-besar dan bersekolah sampai tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat menyaksikan kesaksian saya. Tuhan memberkati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5616" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5616" class="size-medium wp-image-5616" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/rio-firmansyah-750x422.jpg" alt="Kesaksian Islam masuk Kristen" width="750" height="422" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/rio-firmansyah-750x422.jpg 750w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/rio-firmansyah-768x432.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/rio-firmansyah-1024x576.jpg 1024w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/rio-firmansyah.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><p id="caption-attachment-5616" class="wp-caption-text">Rio Firmansyah</p></div>
<h2 style="text-align: justify;"></h2>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Ke Sorga dan Neraka</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Berawal sesudah lulus Sekolah Dasar di SD Muhamadiyah 4 Depok dan pada kelas 4 SD saya Pesantren di Al Habib Asegaf Bin Mahdi, Parung &#8211; Bogor. Kisah saya di injili Isa Al Masih Yesus Kristus Ke sorga Neraka pada bulan Juni tahun 2011 Jam 02.00 pagi sampai jam 05.00 pagi. Berawal saya melihat suatu sosok 3 orang, 2 di antaranya di belakang-Nya kanan dan kiri, yang satu ini orang yang berjubah putih bersih dan wangi dan bersinar, yang meghampiri saya dan lelaki itu berambut panjang dan ganteng sekali dan sanggat bercahaya kilau kemuliaan dari Sorga dan berkata kepada saya, &#8220;RIO IKUTILAH AKU.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai suara itu 3 kali terdengar di telinga saya dan tangan Tuhan Yesus berlubang dan lalu tangan Tuhan Yesus saya pegang dan roh saya keluar dari tubuh saya, sehingga roh saya melayang-layang di udara. Saya terbang terusss ke langit sampai ke luar bumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Saya melihat ke bawah bumi, banyak sekali api-api mengelilingi bumi dan saya lanjut sampai ke suatu tempat Istana yang sangat besar berkilau dan jalanannya berkilau -kilauan emas berlian, bebatuan, daun-daun semua dari berlian dan kemuliaan Tuhan ada di situ dan banyak sekali orang-orang yang berjubah putih dan saya melihat banyak sekali mailaikat-malaikat penghuni Sorga itu dan saya berkata kepada Tuan itu, &#8220;Tuan &#8230; Tuan, saya mau pergi ke Istana itu. Tuan itu menjawab,&#8221;TIDAK BISA, TEMPAT MU DI SANA.&#8221;</p>
<p><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-9314838904486517" crossorigin="anonymous"></script><br />
<ins class="adsbygoogle" style="display: block; text-align: center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-9314838904486517" data-ad-slot="9086462118"></ins><br />
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></p>
<p style="text-align: justify;">Dan saya melihat suatu tempat yang sinarnya panas seperti api yang menyala-nyala &#8230; Saya merasakan APAKAH SAYA SUDAH MATI. Di pintu itu ada dua sosok malaikat memakai jubah hitam tinggi, membawa pedang dan tongkat yang panas menjaga pintu neraka itu dan saya pun juga berkata kepada TUHAN YESUS, &#8220;Tuan &#8230; Tuan &#8230; Tuan, saya takut.&#8221; Dan Tuan itu berkata, &#8220;ENGKAU TIDAK USAH TAKUT SEBAB AKU BERSAMAMU RIO&#8230;. &#8220;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Aku berjalan memasuki pintu neraka dan pintu itu terbuka dan saya melihat orang-orang yang di tarik-tarik di injak dan banyak sekali iblis -iblis yang menerkam mereka dan hidup mereka terlambat bertobat. Tuan itu berkata lagi kepada saya, &#8220;LIHATLAH BANYAK SEKALI ORANG ORANG YANG DI DUNIA YANG TERLAMBAT BERTOBAT SEKALIPUN MEREKA ORANG KRISTEN.&#8221; Dan mereka melalui terowongan yang panjang sekali &#8230; Saya melihat banyak dan ribuan orang yang memasuki terowongan neraka itu dan ditarik -tarik, di injak-injak, dipukul, dipotong dan di situ saya menangis dalam hati saya, oh Tuhan apakah aku ini manusia yang berdosa sehingga saya cepat mati dan Tuan itu juga berkata lagi kepada saya, &#8220;RIO &#8230; RIO &#8230; RIO, CEPATLAH SEBELUM WAKTU MU HABIS.&#8221; Dan suara itu selalu terdengar di telinga saya dan tibalah saya di dalam neraka itu yang sangat begitu luasnya lautan api nereka di situ.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Saya melihat perempuan yang terpotong lidahnya, dipotong kepalanya, sampai badan mereka menjadi tengkorak dan ada lagi di potong-potong mereka dan diceburkan di dalam lautan api yang sangat panas itu dan saya berbelok arah ke sebelah kiri melihat papa saya yang sudah meninggal pada tahun 2007 kok ada di tempat seperti ini. Tuan mengapa papaku ditempatkan di neraka, lalu Tuan itu menjawab lagi, &#8220;RIO, KARENA PAPA MU BELUM MENERIMA AKU SEBAGAI TUHAN DAN JURUSLAMATNYA.&#8221; (Padahal papa saya seorang haji). Dan saya melihat ke sebelah kanan lagi, kok saya melihat mama saya, mama saya berada di tempat gelap sedang merenung sedih memakai pakaian hitam sobek-sobek, saya bertanya kepada Tuan itu, &#8220;Ada apa dengan mama saya Tuan? bukankah mama saya masih hidup?&#8221; jawab Tuan itu, &#8220;BENAR RIO, TETAPI DIA BELUM MENERIMAKU, PAKAIAN MAMA MU MASIH KOTOR KARENA DOSA, SAMPAIKAN KEPADA NYA TERIMA AKU MAKA DIA AKAN SELAMAT.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya saya pun meninggalkannya, saya digiring keluar dari tempat itu, tetapi di tengah jalan saya melihat banyak jiwa-jiwa yang terbakar di lembah api, kulit mereka meleleh, dan kelihatan tengkoraknya, mereka berteriak-teriak minta tolong, dan ada satu orang di dalam lembah api itu berteriak, &#8220;Tolong sampaikan kepada orang-orang di bumi, jangan mengikuti aku, ikutilah Yesus, aku Muhammad, itu semua karanganku, aku hanya ingin seperti-Nya, tapi sekarang aku disini, sampaikan ke semua orang di bumi, jangan ikuti aku, semua hanya karangan!!!&#8221; Lalu saya digiring keluar oleh Tuhan Yesus, lalu saya terbang dengan kecepatan tinggi menuju surga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika saya sampai di surga, saya melihat gerbang surga yang begitu indah dan besar dijaga oleh 2 malaikat, saya ingin masuk tapi ditahan oleh 2 malaikat itu, katanya kepada saya, &#8220;KAMU TIDAK BOLEH MASUK SEBAB PAKAIANMU KOTOR, KAMI AKAN GANTI PAKAIANMU.&#8221; Maka dengan sekejap pakaian saya berubah menjadi jubah putih yang terang dan indah sekali, akhirnya gerbangpun dibuka, saya di sambut oleh banyak malaikat-malaikat dan jiwa-jiwa, mereka mengatakan &#8220;SELAMAT DATANG DI KERAJAAN SURGA.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Saya melihat pemandangan yang luar biasa, jalan yang terbuat dari emas, permata, berlian, rumah-rumah yang begitu banyak, semua dari emas, dan saat itu Tuan mengajakku makan di meja yang sangat panjang, Tuan itu sekarang memakai mahkota, dan saya melihat Maria ibu Yesus pun di sebelah-Nya, Maria sangat cantik seperti masih muda, dan ada juga banyak orang di meja itu, setelah itu TUHAN YESUS berkata kepadaku, &#8220;RIO IKUTILAH AKU, AKULAH YANG EMPUNYA KERAJAAN SURGA.&#8221; Kata saya kepadaNya, &#8220;Baik Tuan, aku percaya sekarang, aku akan mengikut Engkau&#8221;, tetapi Tuan itu berkata, &#8220;JIKA ENGKAU MENGIKUT AKU, KAMU AKAN DIUSIR, DISIKSA DAN DI CACI MAKI OLEH KELUARGAMU, TETAPI JANGANLAH TAKUT SEBAB AKU SELALU MENYERTAIMU RIO.&#8221; Kata saya kepadaNya, &#8220;Baik Tuan apa pun yang terjadi aku akan mengikut Engkau&#8221; kemudian Tuan itu berkata, &#8220;BAIKLAH RIO, SEKARANG WAKTUNYA KAMU KEMBALI LAGI KE BUMI, DAN CERITAKAN APA YANG SUDAH KAMU LIHAT KEPADA SEMUA ORANG.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian saya pun seperti terjatuh lagi sampai ke bumi terus menuju rumah saya, dan menuju kamar aku kemudian saya masuk kembali ke tubuh saya &#8230;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika saya menceritakannya kepada keluarga saya, keluarga saya langsung marah besar, ketika saya ke gereja, mereka mengetahuinya, kemudian mereka menyiksa saya, mencaci-maki saya, mereka memukul saya, menendang saya, mencambuk saya, saya hanya diam dan menyebut nama Tuhan Yesus, tetapi saya kemudian tidak merasa sakit walau badan saya terluka, sampai saya SMP saya terus disiksa jika saya ke gereja, sampai pada akhirnya mereka tanya, &#8220;Siapa Tuhanmu sekarang Rio? Jawab!&#8221; Saya dengan tegas menjawab &#8220;Tuhan Yesus!!&#8221; Semakin saya menyebut nama Yesus, saya semakin disiksa, hingga akhirnya mama saya minta tolong kepada paman saya yang haji supaya mengeluarkan setan kristen yang ada di dalam diri saya, tetapi saya berani menjawab mama saya, &#8220;Mama, Tuhan Yesus ada di dalam diri aku, mama, mau pakai air suci atau orang pintar pun, aku tidak takut, tidak akan mempan ma.&#8221; Mama saya pun marah dan mengusir saya dari rumah, dan mama saya pun tidak menganggap saya anak lagi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5615" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5615" class="wp-image-5615 size-full" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/islam-masuk-kristen-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/islam-masuk-kristen-300x300.jpg 300w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/islam-masuk-kristen-300x300-150x150.jpg 150w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-5615" class="wp-caption-text">Rio Firmansyah bersama dengan Ibunda tercinta</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya saya pergi dari rumah ke rumah untuk bisa makan dan tidur, saya selalu bertemu dengan orang-orang yang baik yang mau menampung saya, saya percaya Tuhan itu tidak meninggalkan saya sedetik pun, sekarang saya tinggal dengan Maria Ellizabeth (baca kesaksiannya di sini) dan kakaknya yang mau menampung saya, Tuhan mempertemukan saya dengan mereka di gereja, mereka yang juga dulunya muslim, yang mempunyai latar belakang yang sama, sekarang saya pun sedang melanjutkan sekolah saya yang sempat berhenti karena masalah itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Ohh iya &#8230; Paman saya sempat bilang ke mama saya, &#8220;Ada seseorang berjubah putih yang ada dalam diri Rio, sosok yang tidak bisa dikalahkan dengan apapun dan siapapun &#8230; &#8221; Mereka pun langsung bingung sebab Rio tidak bisa disembuhkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian kesaksian saya&#8230; TUHAN YESUS memberkati&#8230;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Kata Yesus kepadanya: &#8220;Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yohanes 14:6)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230;&#8221;Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!&#8221; (Ibrani 4:7)</p>
<p>&nbsp;</p>
<div class="mceTemp"></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #dedede;"># islam masuk Kristen # islam masuk Kristen # islam masuk Kristen # islam masuk Kristen # islam masuk Kristen # islam masuk Kristen # islam masuk Kristen # islam masuk Kristen</span></p>
<p><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-9314838904486517" crossorigin="anonymous"></script><br />
<ins class="adsbygoogle" style="display: block; text-align: center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-9314838904486517" data-ad-slot="9086462118"></ins><br />
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/kesaksian-mantan-muslim-masuk-ke-kristen/">Kesaksian Mantan Umat Muslim masuk ke Agama Kristen</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
