021-54337888 info@nazarettour.co.id
 

Mendaki Gunung Sinai, Tempat Ziarah Penting di Mesir

Nazaret Tour / Holyland  / Mendaki Gunung Sinai, Tempat Ziarah Penting di Mesir
Gunung Sinai
13 Jan

Mendaki Gunung Sinai, Tempat Ziarah Penting di Mesir

Kita tentunya tidak asing dengan salah satu gunung yang berada di Mesir ini. Ya, Gunung Sinai. Bagi orang Kristiani tentunya sangat sering mendengar gunung Sinai karena berhubungan dengan keluarnya bangsa Israel dari tanah Mesir. Di tempat inilah Tuhan memberikan peraturan untuk menyatukan suku bangsa Israel dalam Sepuluh Perintah Allah yang dipahat diatas dua loh batu.

 

Gunung Sinai juga dikenal dengan nama Jabal Musa adalah sebuah gunung yang terletak di Semenanjung Sinai di Mesir. Tingginya 2.285 meter dan berada di barisan pegunungan di sebelah selatan semenanjung tersebut.

 

Pemandangan Gunung Sinai yang dilihat dari Puncak Sinai

 

Ada beberapa cendekiawan yang menganggapnya sama dengan “Gunung Sinai” yang disebut-sebut dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen terutama dalam kumpulan kitab Taurat, tetapi hal ini belum dapat dipastikan.

 

Dalam Perjanjian Lama Gunung Sinai disebut juga Gunung Horeb. Sesudah melewati Mara dan Elim orang Israel sampai di Sinai pada bulan ke-3 sesudah berangkat dari Mesir (Keluaran 19:1), dan berkemah di dataran kaki gunung itu, dan dari situ puncak gunung dapat dilihat (Keluaran 19:16, 18, 20). Allah menampakkan diri-Nya kepada Musa di puncak gunung ini dan memberikan Kesepuluh Firman dan hukum-hukum lainnya. Perjanjian yang diadakan Allah di situ dengan umat-Nya sangat penting dalam mengikat suku-suku itu menjadi satu, dan menempa mereka menjadi satu umat yang mengabdi kepada satu Allah. Keaslian berita ini mendapat tentangan dari aliran modern tertentu, berdasarkan Hakim-hakim 5:5, bahwa tradisi tentang Sinai termasuk bagian yang tua dari kepercayaan orang Israel. Peranan Gunung Sinai yang menonjol dalam Perjanjian Lama dan tradisi kuat yang dihubungkan dengan gunung itu, memberikan banyak bukti dalam menopang kebenaran sejarah dari berita ini.

 

Biara St. Katarina

 

Di kaki Gunung Sinai terdapat biara St Katarina salah satu biara tertua di dunia yang dibangun sekitar tahun 548 – 565 tempat dimana ditemukan oleh Tischendorf naskah Alkitab tertua yang hampir lengkap. Di tempat ini pula di percaya Musa melihat semak duri berapin dan berbicara dengannya.

 

Saat ini Sinai menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup popular dan saying untuk dilewatkan, khususnya bagi Wisata Religi seperti Holyland Tour. Walaupun kawasan Sinai terkenal rawan, anda tidak perlu khawatir karena saat ini penjagaan di kawasan tersebut sangat ketat sehingga keselamatan wisatawan lebih terjamin.

 

Perjalanan menuju Sinai memakan waktu yang cukup lama (sekitar 7 Jam) dari Cairo, Mesir. Setibanya di St. Katarina (Desa dibawah kaki gunung) kita bisa beristirahat terlebih dahulu di hotel, karena waktu yg paling pas untuk mendaki ke puncak Sinai adalah tengah malam. Jika anda menggunakan travel agent maka saat makan malam, Tour Leader akan mengumpulkan orang-orang mau mendaki ke puncak dan wajib membayar sewa unta, angkot serta tipping guide local Sinai sebesar US$ 30/ orang. Tengah malam kita akan dianter bis menuju tempat peeriksaan sebelum naik ke puncak Sinai, setelah itu anda akan naik angkot menuju terminal unta. Disana anda akan dipilihkan unta yang akan anda tunggangi menuju area dekat leher gunung (± 1,5 jam menggunakan unta), setelah itu anda harus berjalan menyusuri sekitar 750 anak tangga menuju puncak Sinai.

 

 

 

Setibanya di puncak anda bisa menikmati sunrise yang sangat indah dari puncak gunung batu ini. Anda juga bisa berdoa di sana, karena terdapat satu kapel dan satu mushalla sebagai pengenang Musa menerima Sepuluh Perintah Allah yang di percaya di terima di puncak gunung ini.

 

 

Menjelang pagi, anda bisa turun dari puncak dan disarankan berjalan kaki sampai di dekat Biara St. Katarina  dimana bus sudah menunggu untuk menjemput anda.

 

Begitulah sedikit pengetahuan tentang Sinai dan semoga tulisan ini bermanfaat.

 

 

 

 

Salam,

Nazaret Tour

Nazaret Tour

Stay Safe from COVID-19 #stayhome.