<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Turki Archives &#8211; Nazaret Tour</title>
	<atom:link href="https://www.nazarettour.co.id/category/turki/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.nazarettour.co.id/category/turki/</link>
	<description>Biro Perjalanan Wisata Holyland &#38; Eropa</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Oct 2021 15:53:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2016/04/cropped-Nazaret-Favicon-512px-32x32.png</url>
	<title>Turki Archives &#8211; Nazaret Tour</title>
	<link>https://www.nazarettour.co.id/category/turki/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>EFESUS, KOTA BERSEJERAH DI TURKI</title>
		<link>https://www.nazarettour.co.id/sejarah-kota-efesus-di-turki/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[holylandtour]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2021 17:08:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[7 Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[Turki]]></category>
		<category><![CDATA[7 gereja mula-mula]]></category>
		<category><![CDATA[Efesus]]></category>
		<category><![CDATA[gereja di efesus]]></category>
		<category><![CDATA[kota efesus]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah efesus]]></category>
		<category><![CDATA[tour 7 gereja]]></category>
		<category><![CDATA[tour turki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.nazarettour.co.id/?p=8334</guid>

					<description><![CDATA[<p>Efesus, terletak di dekat kota Selçuk di Izmir, memainkan peran penting dalam semua periode sejarah karena lokasi geografisnya. Terletak di antara Benua Eropa dan Asia; dan terletak di wilayah tengah pantai Aegea Anatolia. Di jaman dulu, Efesus adalah pusat perjalanan dan perdagangan. Kota ini adalah salah satu pelabuhan terbesar di dunia kuno.</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/sejarah-kota-efesus-di-turki/">EFESUS, KOTA BERSEJERAH DI TURKI</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="wpb-content-wrapper"><div class="vc_row wpb_row vc_row-fluid mkdf-section mkdf-content-aligment-left" style=""><div class="clearfix mkdf-full-section-inner"><div class="wpb_column vc_column_container vc_col-sm-12"><div class="vc_column-inner"><div class="wpb_wrapper">
	<div class="wpb_text_column wpb_content_element" >
		<div class="wpb_wrapper">
			<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Efesus, terletak di dekat kota <span style="color: #0000b5;">Selçuk </span>di Izmir, memainkan peran penting dalam semua periode sejarah karena lokasi geografisnya. Terletak di antara Benua Eropa dan Asia; dan terletak di wilayah tengah pantai Aegea Anatolia. Di jaman dulu, <span style="color: #0000b5;">Efesus</span> adalah pusat perjalanan dan perdagangan. Kota ini adalah salah satu pelabuhan terbesar di dunia kuno.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Menurut legenda, <span style="color: #0000b5;">sejarah</span> <span style="color: #0000b5;">Efesus</span> didirikan oleh suku Amazon, pejuang wanita hebat. Nama kota diperkirakan berasal dari &#8220;Apasas&#8221;, nama sebuah kota di &#8220;Kerajaan Arzawa&#8221; yang berarti &#8220;kota Ibu Para Dewi&#8221; dan beberapa ahli sejarah berpendapat bahwa tanda labrys, ganda-kapak ibu para dewi yang menghiasi istana di Knossos, Kreta, berasal dari Efesus. Efesus dihuni sejak akhir Zaman Perunggu dan seterusnya, tetapi lokasinya diubah karena banjir dan keinginan berbagai penguasa. Sementara Karia dan Lelegian termasuk di antara penduduk pertama kota itu, migrasi Ionia dimulai sekitar 1200 SM dan Efesus terutama dikenal sebagai kota Yunani Ionia . Efesus terdaftar oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_8380" style="width: 1034px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-8380" class="wp-image-8380 size-large" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/celcius-library-1024x683.jpg" alt="Kota Efesus di Turki" width="1024" height="683" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/celcius-library-1024x683.jpg 1024w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/celcius-library-350x233.jpg 350w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/celcius-library-768x512.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/celcius-library.jpg 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-8380" class="wp-caption-text"><em>Perpustakaan Celsus dibangun pada tahun 135 M di kota kuno Efesus.</em></p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Jejak awal pemukiman manusia di wilayah <span style="color: #0000b5;">Efesus</span> dapat ditelusuri kembali ke periode <span style="color: #0000b5;">Chalcolithic</span> (milenium ke-6-4 SM). Pada milenium ke-2 SM, diketahui bahwa pusat kekuasaan yang lebih besar dari kepentingan regional terletak di Efesus untuk pertama kalinya. Wilayah Efesus berada di bawah kendali kerajaan Luwian Arzawa, Het, dan Mira. Setelah Abad Kegelapan, pantai barat Asia Kecil ditaklukkan oleh kelompok-kelompok orang yang bermigrasi, yang berasal dari berbagai wilayah di daratan Yunani, dan kemudian oleh orang-orang Ionia. Sebagai pelabuhan, Efesus menjadi salah satu dari dua belas kota Liga Ionia selama era Yunani Klasik. Pada abad ke-7 SM, berhasil dikuasai oleh Kimmers, kemudian oleh Lydia pada tahun 560, dan kemudian pada tahun 546 SM oleh <span style="color: #0000b5;">Persia</span>, dan diselamatkan dari dominasi Persia ketika Alexander Agung mengalahkan Persia pada 334 SM Pada periode Romawi, sekitar abad ke-1 SM, Efesus memiliki populasi lebih dari 250.000, yang juga menjadikannya salah satu kota terbesar di dunia Mediterania. Kota ini pada jaman dahulu terkenal karena keberadaan <span style="color: #0000b5;">Kuil Artemis</span>.</span></p>
<h2 style="text-align: left;"><span style="font-size: 16pt; line-height: 22px;">Efesus dalam sejarah kekristenan</span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;"><span style="color: #0000b5;">Efesus</span> adalah pusat penting bagi Kekristenan pada awal tahun 50-an. Dari tahun 52–54 M, rasul Paulus tinggal di <span style="color: #0000b5;">Efesus</span>, bekerja dengan jemaat disana dan mengatur kegiatan misionaris ke pedalaman. Awalnya, menurut Kisah Para Rasul, Paulus mengunjungi sinagoga Yahudi di kota ini, tetapi setelah tiga bulan ia menjadi frustrasi dengan sikap keras kepala beberapa orang Yahudi, dan memindahkan gerejanya ke sekolah Tyrannus. The Jamieson-Fausset-Brown Bible Commentary mengingatkan pembaca bahwa ketidakpercayaan &#8220;beberapa&#8221; menyiratkan bahwa &#8220;yang lain, mungkin sejumlah besar, percaya&#8221; dan oleh karena itu pasti ada komunitas Kristen Yahudi di Efesus. Rasul Paulus memperkenalkan sekitar dua belas orang pada &#8216;baptisan dengan Roh Kudus&#8217; yang sebelumnya hanya mengalami baptisan Yohanes Pembaptis. Akhir-akhir ini, seorang tukang perak bernama Demetrios menghasut massa untuk melawan Paulus, dengan mengatakan bahwa dia membahayakan mata pencaharian orang-orang yang membuat kuil perak Artemis. Antara tahun 53 dan 57 M, Paulus menulis surat 1 Korintus dari Efesus (mungkin dari &#8216;menara Paulus&#8217; di dekat pelabuhan, di mana ia dipenjarakan untuk waktu yang singkat). Kemudian, Paulus menulis Surat kepada Jemaat Efesus ketika dia berada di penjara di Roma (sekitar 62 M).</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_8383" style="width: 650px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-8383" class="wp-image-8383 size-full" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/peta-efesus.jpg" alt="peta efesus kuno" width="640" height="389" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/peta-efesus.jpg 640w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/peta-efesus-350x213.jpg 350w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><p id="caption-attachment-8383" class="wp-caption-text">Peta situs Efesus</p></div>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;"><span style="color: #0000b5;">Asia Romawi</span> dikaitkan dengan <span style="color: #0000b5;">Rasul Yohanes</span>, salah satu dari kedua belas murid Yesus Kristus, dan Injil Yohanes mungkin telah ditulis di Efesus pada periode tahun 90–100 M. Efesus adalah salah satu dari tujuh kota yang disebutkan dalam Kitab Wahyu, yang menunjukkan bahwa gereja di Efesus benar-benar ada.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Menurut <span style="color: #0000b5;">Eusebius dari Kaisarea</span>, Santo Timotius adalah uskup pertama Efesus.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;"><span style="color: #0000b5;">Polycrates of Ephesus</span> adalah seorang uskup di Gereja Efesus pada abad ke-2. Ia terkenal karena suratnya yang ditujukan kepada <span style="color: #0000b5;">Paus Victor I</span>, Uskup Roma, yang membela posisi Quartodeciman dalam kontroversi Paskah.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Pada awal abad ke-2, gereja di <span style="color: #0000b5;">Efesus</span> masih cukup penting untuk disampaikan melalui surat yang ditulis oleh Uskup Ignatius dari <span style="color: #0000b5;">Antiokhia</span> kepada jemaat di Efesus yang diawali dengan &#8220;Ignatius, yang juga disebut <span style="color: #0000b5;">Theophorus</span>, kepada Gereja yang ada di Efesus, di Asia, sepatutnya paling bahagia, diberkati dalam kebesaran dan kepenuhan Allah Bapa, dan ditentukan sebelum permulaan waktu, bahwa itu harus selalu untuk kemuliaan yang abadi dan tidak berubah&#8221; (Surat kepada Efesus). Gereja di Efesus telah memberikan dukungan mereka untuk Ignatius, yang dibawa ke Roma untuk dieksekusi.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Dalam sebuah catatan sejarah, pertama kali disebutkan oleh <span style="color: #0000b5;">Epiphanius dari Salamis</span> pada abad ke-4, menyatakan bahwa Perawan Maria mungkin telah menghabiskan tahun-tahun terakhir hidupnya di Efesus. Masyarakat Efesus memperoleh argumen dari kehadiran Yohanes, dan instruksi Yesus Kristus kepada Yohanes untuk merawat ibunya, Maria, setelah kematian-Nya. Epiphanius, bagaimanapun, sangat ingin menunjukkan bahwa, sementara Alkitab mengatakan Yohanes akan pergi ke Asia, tidak mengatakan secara khusus bahwa Bunda Maria pergi bersamanya. Dia kemudian menyatakan bahwa dia dimakamkan di Yerusalem. Sejak abad ke-19, Rumah Perawan Maria, sekitar 7 km (4 mi) dari Selçuk, telah dianggap sebagai rumah terakhir Perawan Maria, ibu Yesus Kristus dalam tradisi Katolik Roma, berdasarkan penglihatan suster Augustinian Beato Anne Catherine Emmerich (1774-1824). Ini adalah tempat ziarah Katolik yang populer yang telah dikunjungi oleh tiga Paus baru-baru ini.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_8398" style="width: 970px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-8398" class="wp-image-8398 size-full" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/teater-efesus-turki.jpg" alt="teater efesus turki" width="960" height="540" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/teater-efesus-turki.jpg 960w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/teater-efesus-turki-350x197.jpg 350w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/teater-efesus-turki-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><p id="caption-attachment-8398" class="wp-caption-text"><em>Teater Efesus dibangun pada abad ke-3 SM dan memiliki 25.000 kursi.</em></p></div>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Gereja Maria terletak di dekat pelabuhan Efesus adalah tempat diadakannya Konsili Ekumenis Ketiga pada tahun 431, yang mengakibatkan Nestorius dikutuk. Konsili Efesus Kedua diadakan pada tahun 449, tetapi tindakan kontroversialnya tidak pernah disetujui oleh umat Katolik. Itu kemudian disebut Dewan Perampok Efesus atau Sinode Perampok Latrocinium oleh lawan-lawannya.</span></p>
<h2 style="text-align: left;"><span style="font-size: 16pt; line-height: 20px;">Kota Tujuh Penidur (The Seven Sleepers)</span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Efesus diyakini sebagai kota Tujuh Penidur. <span style="color: #0000b5;">Kisah Tujuh Pemuda yang Tertidur</span>, yang dianggap sebagai orang suci oleh umat <span style="color: #0000b5;">Katolik</span> dan <span style="color: #0000b5;">Kristen</span> <span style="color: #0000b5;">Ortodoks</span> yang kisahnya juga disebutkan dalam Al Qur&#8217;an,  menceritakan bahwa mereka dianiaya karena kepercayaan monoteistik mereka kepada Tuhan dan bahwa mereka tidur di sebuah gua dekat <span style="color: #0000b5;">Efesus</span> selama tiga abad.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Kerangka dasar dari cerita ini muncul dalam <span style="color: #0000b5;">Gregorius dari Tours</span> dan dalam Sejarah Orang-orang Lombard karya Paulus sang Diaken. Versi yang paling terkenal dari cerita ini muncul dalam karya J<span style="color: #0000b5;">acobus de Voragine</span>, Legenda Emas.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Lokasi gua itu konon berada di Turki pada masa kini.</span></p>
<h2 style="text-align: left;"><span style="font-size: 16pt; line-height: 25px;">Situs tour wisata di Efesus</span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Kota kuno Efesus adalah salah satu situs arkeologi Romawi terbesar di Mediterania timur. Reruntuhan yang terlihat masih memberikan gambaran tentang kemegahan asli kota pada masa lampau, dan nama-nama yang terkait dengan reruntuhan mengingatkan kehidupan sebelumnya. Teater mendominasi pemandangan di Harbour Street, yang mengarah ke pelabuhan yang berlumpur.</span></p>
<h3 style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Kuil Artemis</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Situs ini merupakan salah satu dari<span style="color: #0000b5;"> Tujuh Keajaiban Dunia Kuno</span> , pernah berdiri 418&#8242; kali 239&#8242; dengan lebih dari 100 pilar marmer masing-masing setinggi 56&#8242;. Kuil itu membuat kota itu mendapat gelar &#8220;Pelayan Dewi&#8221;. Pliny memberi tahu kita bahwa bangunan megah itu membutuhkan waktu 120 tahun untuk dibangun tetapi sekarang hanya diwakili oleh satu kolom yang tidak mencolok, terungkap selama penggalian arkeologi oleh British Museum pada tahun 1870-an. Beberapa fragmen dekorasi (yang tidak cukup untuk menunjukkan bentuk aslinya) dan temuan kecil lainnya telah dipindahkan – beberapa ke London dan beberapa ke<span style="color: #0000b5;"> Museum Arkeologi Istanbul</span> .</span></p>
<h3 style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Perpustakaan Celcius</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Perpustakaan Celsus adalah sebuah bangunan Romawi kuno di Efesus, <span style="color: #0000b5;">Anatolia</span>, sekarang bagian dari <span style="color: #0000b5;">Selçuk</span>, Turki. Bangunan ini ditugaskan pada tahun 110-an oleh seorang konsul, Gaius Julius Aquila, sebagai monumen pemakaman ayahnya, mantan gubernur Asia Tiberius Julius Celsus Polemaeanus, dan selesai pada masa pemerintahan Hadrian, beberapa saat setelah Aquila&#8217;s kematian. Perpustakaan ini dianggap sebagai keajaiban arsitektur, dan merupakan satu-satunya contoh perpustakaan yang tersisa dari Kekaisaran Romawi. <span style="color: #0000b5;">Perpustakaan Celsus</span> adalah perpustakaan terbesar ketiga di dunia <span style="color: #0000b5;">Romawi</span> setelah <span style="color: #0000b5;">Alexandria</span> dan <span style="color: #0000b5;">Pergamus</span>, diyakini memiliki sekitar dua belas ribu gulungan. <span style="color: #0000b5;">Celsus</span> dimakamkan di ruang bawah tanah di bawah perpustakaan di sarkofagus marmer yang dihias. Interiornya berukuran sekitar 180 meter persegi (2.000 kaki persegi).</span></p>
<h3 style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Basilika St. Yohanes</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Basilika St. Yohanes adalah sebuah basilika di <span style="color: #0000b5;">Efesus</span>. Itu dibangun oleh Justinian I pada abad ke-6. Itu berdiri di atas situs pemakaman <span style="color: #0000b5;">Rasul</span> <span style="color: #0000b5;">Yohanes</span> yang diyakini. Itu meniru Gereja Rasul Suci yang sekarang hilang di Konstantinopel.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_8397" style="width: 1034px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-8397" class="wp-image-8397 size-large" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/makam-santo-yohanes-1024x768.jpg" alt="Makam Santo Yohanes di Efesus" width="1024" height="768" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/makam-santo-yohanes-1024x768.jpg 1024w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/makam-santo-yohanes-350x263.jpg 350w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/makam-santo-yohanes-768x576.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/makam-santo-yohanes-800x600.jpg 800w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/makam-santo-yohanes.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><p id="caption-attachment-8397" class="wp-caption-text"><em>Makam Rasul Yohanes yang terdapat di Basilika St. Yohanes, Efesus</em></p></div>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Basilika ini berada di lereng Bukit Ayasuluk tepat di bawah benteng dekat pusat Selçuk, Provinsi <span style="color: #0000b5;">Izmir</span>, Turki dan sekitar 3,5 km (2,2 mi) dari Efesus.</span></p>
<h3 style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Rumah Perawan Maria</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Rumah Perawan Maria adalah sebuah kuil Katolik yang terletak di <span style="color: #0000b5;">Gunung Koressos</span> di sekitar Efesus, 7 kilometer ( 4,3 mil) dari Selçuk di Turki.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Rumah itu ditemukan pada abad ke-19 dengan mengikuti deskripsi dalam penglihatan yang dilaporkan dari Beato Anne Catherine Emmerich (1774–1824), seorang biarawati dan visioner Katolik Roma, yang diterbitkan sebagai buku oleh Clemens Brentano setelah kematiannya. Sementara Gereja <span style="color: #0000b5;">Katolik</span> tidak pernah menyatakan mendukung atau menentang keaslian rumah, situs tersebut tetap menerima aliran ziarah sejak penemuannya. Anne Catherine Emmerich dibeatifikasi oleh Paus Yohanes Paulus II pada 3 Oktober 2004.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_8385" style="width: 1010px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-8385" class="wp-image-8385 size-full" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/rumah-Perawan-Maria-di-Efesus.jpg" alt="Rumah perawan Maria di efesus" width="1000" height="750" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/rumah-Perawan-Maria-di-Efesus.jpg 1000w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/rumah-Perawan-Maria-di-Efesus-350x263.jpg 350w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/rumah-Perawan-Maria-di-Efesus-768x576.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2021/09/rumah-Perawan-Maria-di-Efesus-800x600.jpg 800w" sizes="auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><p id="caption-attachment-8385" class="wp-caption-text">Rumah Perawan Maria di Efesus, Turki</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Para peziarah <span style="color: #0000b5;">Katolik</span> mengunjungi rumah tersebut berdasarkan keyakinan bahwa Maria, ibu Yesus Kristus, dibawa ke rumah batu ini oleh Santo Yohanes dan tinggal di sana selama sisa hidupnya di dunia.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Tempat suci tersebut telah mendapatkan beberapa Berkat Apostolik kepausan dan kunjungan dari beberapa paus termasuk Paulus VI, Yohanes Paulus II dan Benediktus XVI.</span></p>
<h2 style="text-align: left;"><span style="font-size: 16pt; line-height: 16px;">Catatan arkeologi mengenai Efesus</span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Penggalian yang sebenarnya dimulai pada paruh kedua abad ke-19. Pada tahun 1863, arsitek Inggris John Turtle Wood, yang disponsori oleh <a href="https://www.britishmuseum.org/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #0000b5;">British Museum</span></a>, mulai mencari Artemision di Ephesus. Pada saat ini, Ephesus dan Ayasoluk bobrok dan praktis tidak berpenghuni, benteng dan Masjid Isa Bey berada dalam reruntuhan. Kayu menemukan trotoar candi pada tahun 1869.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Pada tahun 1895, arkeolog Jerman Otto Benndorf, yang dibiayai oleh sumbangan 10.000 gulden yang diberikan oleh Karl Mautner Ritter von Markhof dari Austria, memulai lagi penggalian. Pada tahun 1898, Benndorf mendirikan Institut Arkeologi Austria. Setelah gangguan kerja lapangan selama bertahun-tahun karena kurangnya dukungan keuangan dan ketidakstabilan politik di Eropa, kegiatan penggalian intensif dilakukan lagi pada tahun 1956. Selama beberapa dekade berikutnya, seluruh wilayah perkotaan terekspos dan puing-puing yang dihasilkan dihilangkan. Sampai hari ini, Institut Arkeologi Austria memainkan peran utama di Efesus. Temuan dari situs ini dipamerkan terutama di Museum Ephesus di Wina, Museum Arkeologi Ephesus di Selçuk dan di British Museum. Di Tahun 2015, Ephesus telah ditambahkan ke Daftar Warisan Dunia UNESCO</span>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Pada awal Oktober 2016, otoritas Turki menghentikan pekerjaan para arkeolog, yang telah berlangsung selama lebih dari 100 tahun, karena ketegangan antara Austria dan Turki. Pada Mei 2018, Turki mengizinkan para arkeolog Austria untuk melanjutkan penggalian mereka hingga saat ini.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">Apabila anda tertarik dengan sejarah kuno Efesus, anda juga dapat mengikuti tour kami dalam &#8220;<span style="color: #0027d4;"><a style="color: #0027d4;" href="https://www.nazarettour.co.id/tour-turki/">Paket Tour Turki 7 Gereja</a></span>&#8220;. Dengan mengikuti tour ini anda dapat mengunjungi semua 7 Gereja dalam kitab Wahyu.</span></p>
<p> </p>

		</div>
	</div>
</div></div></div></div></div>
</div><p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/sejarah-kota-efesus-di-turki/">EFESUS, KOTA BERSEJERAH DI TURKI</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Paket Perjalanan Tour 7 Gereja di Turki dalam Kitab Wahyu</title>
		<link>https://www.nazarettour.co.id/paket-perjalanan-tour-7-gereja-di-turki-dalam-kitab-wahyu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[holylandtour]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2018 09:16:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Turki]]></category>
		<category><![CDATA[7 Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[Efesus]]></category>
		<category><![CDATA[Istanbul]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret tour]]></category>
		<category><![CDATA[Perjanjian Baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.nazarettour.co.id/?p=4791</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penyingkapan 7 Gereja di Turki Tujuh Gereja Wahyu di Turki juga dikenal sebagai gereja-gereja Asia Kecil dan sebagaimana disebutkan dalam Perjanjian Baru, semuanya berada di wilayah Aegean di Turki. Beberapa gereja, hanya tersisa bayangan dari masa kejayaan Umat Kristen kuno. Hingga saat ini masih tersisa [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/paket-perjalanan-tour-7-gereja-di-turki-dalam-kitab-wahyu/">Paket Perjalanan Tour 7 Gereja di Turki dalam Kitab Wahyu</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4 style="text-align: justify;"><strong>Penyingkapan 7 Gereja di Turki</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Tujuh Gereja Wahyu di Turki juga dikenal sebagai gereja-gereja Asia Kecil dan sebagaimana disebutkan dalam Perjanjian Baru, semuanya berada di wilayah Aegean di Turki. Beberapa gereja, hanya tersisa bayangan dari masa kejayaan Umat Kristen kuno. Hingga saat ini masih tersisa sedikit puing-puing gereja yang merupakan bukti dari upaya penelitian arkeologi yang dilakukan setengah hati, sementara yang lain sekarang telah menjadi tempat wisata religius di Turki.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai titik puncak dalam sejarah Kekristenan awal, semua gereja awal menerima sepucuk surat dari Santo Yohanes yang memuji mereka karena perbuatan baik mereka dan juga bagaimana peningkatan iman mereka terhadap Kristus. Setiap surat juga unik dan sementara surat-surat itu ditujukan kepada gereja-gereja, terutama mengacu pada kota-kota di wilayah tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5642" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5642" class="size-medium wp-image-5642" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/7-Gereja-di-Turki-750x422.jpg" alt="7 Gereja Turki" width="750" height="422" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/7-Gereja-di-Turki-750x422.jpg 750w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/7-Gereja-di-Turki-768x432.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/7-Gereja-di-Turki-1024x576.jpg 1024w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/7-Gereja-di-Turki.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><p id="caption-attachment-5642" class="wp-caption-text">Peta 7 Gereja (Kota) mula-mula dalam Kitab Wahyu.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Tujuh Jemaat di Asia Kecil, juga dikenal sebagai Tujuh Jemaat di Asia merupakan 7 gereja di Provinsi Romawi, Asia, yang disebutkan dalam Kitab Wahyu kepada Yohanes di Perjanjian Baru dalam Alkitab Kristen, khususnya pada pasal 1, 2 dan 3. Yohanes sedang berada di pulau Patmos dalam pembuangan atas perintah Kekaisaran Romawi karena mengajarkan iman Kristen. Ketika di sana ia mendapatkan penglihatan di mana ia melihat dan mendengar Yesus Kristus berbicara kepadanya dan memerintahkannya untuk menulis surat kepada tujuh jemaat tertentu. Ke tujuh jemaat itu adalah:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Efesus (Why 2:1-7) – gereja yang telah meninggalkan kasih mula-mula<br />
Smirna (Why 2:8-11) – gereja yang dianiaya<br />
Pergamus (Why 2:12-17) – gereja yang perlu bertobat<br />
Tiatira (Why 2:18-29) – gereja yang mengijinkan nabi palsu (wanita) mengajar dan menyesatkan jemaatnya.<br />
Sardis (Why 3:1-6) – gereja yang ter”tidur”.<br />
Filadelfia (Why 3:7-13) – gereja yang dengan tekun menantikan Kristus.<br />
Laodikia (Why 3:14-22) – gereja yang memiliki iman “suam-suam kuku”.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>1. EFESUS (EPHESOS)</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Ephesos atau Efesus adalah kota Yunani kuno yang paling terkenal diantara 7 Gereja di Turki, dan di kemudian hari menjadi kota Romawi, di pesisir barat Asia Kecil, dekat Selçuk modern, Provinsi Izmir, Turki. Kota ini adalah salah satu dari dua belas kota anggota Liga Ionia pada masa Yunani Klasik. Pada masa Romawi, selama bertahun-tahun kota ini menjadi kota kedua terbesar di Romawi setelah kota Roma. Ephesos memiliki populasi sejumlah lebih dari 250.000 orang pada abad ke-1 SM, yang ketika itu menjadikannya sebagai kota terbesar kedua di dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5645" style="width: 615px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5645" class="size-full wp-image-5645" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gereja-Perawan-Maria-di-Efesus-Turki.jpg" alt="Efesus" width="605" height="404" /><p id="caption-attachment-5645" class="wp-caption-text">Reruntuhan Gereja Perawan Maria di Efesus, Turki.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Efesus adalah salah satu dari tujuh Jemaat di Asia Kecil yang disebutkan dalam Kitab Wahyu kepada Yohanes. Diduga Yohanes menulis Injilnya di kota ini.Pada abad ke-5 kota ini menjadi tempat pertemuan besar orang Kristen, yang disebut &#8220;Konsili&#8221;, salah satu yang terkenal adalah &#8220;Konsili Efesus&#8221;.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>2. SMIRNA (SMYRNA)</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Smirna adalah kota kuno yang terletak di bagian tengah dan strategis di pantai Laut Aegea dari wilayah Anatolia. Karena kondisi pelabuhan yang menguntungkan, mudahnya dipertahankan dan hubungan darat yang bagus, kota Smirna berkembang menjadi penting. Lokasinya sekarang ini terletak di dalam daerah kota modern İzmir, Turki.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai salah satu kota Romawi penting di provinsi Asia, Smirna bersaing dengan kota Efesus dan Pergamum untuk gelar &#8220;Kota Paling Utama di Asia.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5643" style="width: 419px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5643" class="size-full wp-image-5643" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/gereja-di-Smyrna.jpg" alt="Gereja Turki" width="409" height="245" /><p id="caption-attachment-5643" class="wp-caption-text">Salah satu reruntuhan gereja di Smyrna, Turki.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah gereja Kristen berdiri di sini sejak awal sekali, mungkin bertumbuh dari koloni orang Yahudi. Merupakan salah satu dari &#8220;tujuh jemaat di Asia&#8221; yang disebutkan namanya dalam Kitab Wahyu. Santo Ignatius dari Antiokhia mengunjungi Smirna dan kemudian menulis surat-surat kepada uskupnya, Polikarpus. Gerombolan orang Yahudi dan Yunani menyebabkan Polikarpus mati syahid pada tahun 153 M. Ireneus, yang pernah mendengarkan Polikarpus ketika masih kecil, nampaknya berasal dari Smirna. Penduduk kota lain yang terkenal dan dari zaman yang sama adalah Aelius Aristides.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. PERGAMUS (PERGAMON)</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pergamum atau Pergamon adalah sebuah kota Yunani Kuno, di Mysia, sebelah barat laut Anatolia, 16 mil dari Laut Aegea, terletak di ujung sisi utara sungai Caicus (kini Bakırçay). Pergamum memiliki perpustakaan terbaik pada saat peradaban Yunani kuno setelah perpustakaan di Alexandria, Mesir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5647" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5647" class="size-medium wp-image-5647" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Pergamus-Turki-750x299.jpg" alt="" width="750" height="299" /><p id="caption-attachment-5647" class="wp-caption-text">Pemandangan indah di Kota Pergamus.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Pada abad pertama, gereja Kristen di Pergamum disebutkan sebagai salah satu dari 7 gereja di Turki pada kitab Wahyu (Wahyu 1:11).</p>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>4. TIATIRA (AKHISAR)</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Tiatira (Thyateira atau Thyatira) adalah sebuah kota kuno Yunani yang sekarang ini adalah kota modern Akhisar di negara Turki. Nama kuno ini berasal dari bahasa Yunani Koine &#8220;Θυάτειρα&#8221;. Terjemahan bahasa Turki yang setara dengan Thyateira adalah Tepe Mezarlığı, artinya &#8220;kuburan bukit&#8221;. Terletak di bagian barat Turki, sebelah selatan Istanbul dan ke arah timur dari Athena. Berjarak sekitar 50 mil (80 km) dari Laut Tengah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5648" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5648" class="size-medium wp-image-5648" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Tiatira-750x422.jpg" alt="Paket Tour Turki" width="750" height="422" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Tiatira-750x422.jpg 750w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Tiatira-768x432.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Tiatira-1024x576.jpg 1024w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Tiatira.jpg 1075w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><p id="caption-attachment-5648" class="wp-caption-text">Reruntuhan gereja di Kota Tiatira.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Kota ini mula-mula dikenal sebagai Pelopia, tetapi dinamai Thyateira oleh raja Seleucus I Nicator pada tahun 290 SM. Ia sedang berperang melawan Lysimachus ketika mendengar bahwa istrinya melahirkan seorang putri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam zaman gereja Kristen mula-mula di abad pertama Masehi, Tiatira adalah tempat gereja penting yang disebut sebagai salah satu dari tujuh gereja di Asia dalam kitab Wahyu kepada Yohanes.Menurut kitab tersebut, seorang wanita yang disebut &#8220;Izebel&#8221; dan menyebut dirinya seorang nabiah, mengajar dan menyesatkan orang Kristen di Tiatira untuk berbuat mesum dan makan makanan yang dipersembahkan kepada berhala.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Rasul Paulus dan Silas mungkin saja mengunjungi Tiatira dalam perjalanannya yang kedua atau ketiga, meskipun tidak ada bukti kuat, selain dicatat bahwa mereka melalui sejumlah kota-kota yang tidak disebut namanya di daerah itu dalam perjalanannya yang kedua. Ketika pertama kalinya sampai di kota Filipi, Paulus dan Silas tinggal di tempat seorang perempuan bernama Lidia, penjual kain ungu dari Tiatira, yang beserta seluruh keluarganya merupakan orang Kristen pertama di tempat itu. Perempuan itu terus menolong mereka ketika dipenjarakan dan sampai dilepaskan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>5. SARDIS (SARDES)</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Sardis atau Sardes adalah kota kuno di tempat yang kini mejadi Sart modern (Sartmahmut sebelum 19 Oktober 2005) di Provinsi Manisa di Turki. Sepanjang sejarahnya, Sardis merupakan kota yang penting. Kota ini adalah ibukota kuno kerajaan Lydia, kota penting di Kekasiaran Persia, kota tempat prokonsul di Kekaisaran Romawi, dan kota besar di provinsi Lydia di Kekaisaran Bizantium.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai salah satu dari Tujuh gereja di Asia, kota ini disebut dalam Kitab Wahyu 3:1. Kota ini menjadi penting antara lain karena kekuatan militernya, letaknya yang terletak di jalur menuju pesisir Aigea, dan karena memiliki tanah subur di Hermus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>6. FILADELFIA (ALASEHIR)</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Alaşehir, dalam zaman kuno sampai Abad Pertengahan dikenal dengan nama Filadelfia, artinya &#8220;kasih sayang persaudaraan&#8221;, sekarang adalah sebuah kota dan distrik di Provinsi Manisa, di daerah Aegea, negara Turki. Terletak di lembah Kuzuçay, di kaki gunung Bozdağ. Kota ini dihubungkan dengan kota İzmir dengan sebuah jalur kereta api sepanjang 105 km (65 mil). Walikota yang menjabat lama adalah Gökhan Karaçoban.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5644" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5644" class="size-medium wp-image-5644" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gereja-Kuno-Fildelfia-Turki-750x499.jpg" alt="" width="750" height="499" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gereja-Kuno-Fildelfia-Turki-750x499.jpg 750w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gereja-Kuno-Fildelfia-Turki-768x511.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gereja-Kuno-Fildelfia-Turki.jpg 800w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><p id="caption-attachment-5644" class="wp-caption-text">Bekas reruntuhan kota kuno di Fildelfia, Turki yang sekarang dikenal dengan Alaşehir.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Filadelfia adalah pusat daerah penghasil anggur yang makmur, dan dewa utamanya ialah Dionisus, dewa anggur. Beberapa kali daerah itu dilanda gempa bumi, dan salah satunya menghancurkan Filadelfia pada tahun 17 M. Dengan bantuan dana dari Roma, kota itu dibangun kembali dan diberi nama Neokaisarea (Kaisarea Baru) dan belakangan, Flavia. Di lokasi tersebut sekarang terdapat Alasehir modern. Kota kunonya adalah pusat penyebaran Helenisme di Asia Kecil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Jelas ada orang Yahudi di Filadelfia, sebab Wahyu 3:9 menyebutkan ”orang-orang dari sinagoga Setan yang mengatakan bahwa mereka adalah orang Yahudi”. Orang-orang ini mungkin menentang orang Kristen yang setia di kota itu dengan mencoba menarik kembali orang Kristen yang tadinya menganut Yudaisme sejak lahir atau membujuk mereka untuk mempertahankan atau melakukan kembali beberapa praktek Hukum Musa. Upaya itu tidak berhasil. Yesus memuji orang-orang Kristen itu karena ketekunan mereka. Ia menganjurkan mereka untuk ’terus memegang erat’ apa yang mereka miliki.—Why 3:9-11.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>7. LAODIKIA (LAODICEA)</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Laodikia adalah salah satu 7 Gereja di Turki di tepi sungai Lycus dahulu juga dikenal sebagai Diospolis adalah kota metropolitan kuno di Phrygia Pacatiana, yang dibangun di tepi sungai Lycus, di Anatolia dekat desa modern Eskihisar, Denizli, Turki.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5646" style="width: 685px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5646" class="size-full wp-image-5646" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Leodekia.jpg" alt="" width="675" height="465" /><p id="caption-attachment-5646" class="wp-caption-text">Laodekia, Turki</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Pada abad pertama M, ada sebuah sidang jemaat Kristen di Laodikia yang kelihatannya berhimpun di rumah Nimfa, seorang saudari Kristen di sana. Tidak diragukan, Epafras turut membentuk sidang jemaat tersebut. (Kol 4:12, 13, 15) Selain itu, pekerjaan Paulus di Efesus mungkin sekali berpengaruh sampai ke Laodikia. (Kis 19:10) Walaupun tidak berdinas di sana secara pribadi, Paulus memikirkan sidang jemaat di Laodikia, bahkan menulis surat kepada mereka. (Kol 2:1; 4:16) Akan tetapi, menurut beberapa pakar, surat Paulus itu hanyalah duplikat dari surat yang ia kirimkan ke Efesus. Tentu saja itu sekadar teori, suatu upaya untuk menjelaskan fakta bahwa Alkitab tidak memuat surat Paulus kepada jemaat Laodikia, walaupun ia pernah menulis surat kepada mereka. Surat ke Laodikia mungkin hanya memuat informasi yang tidak kita butuhkan dewasa ini, atau bisa jadi memuat ulangan pokok-pokok yang telah dibahas secara cukup jelas di surat-surat kanonis lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 20pt;"><strong><span style="color: #000080;">PAKET</span> TOUR <span style="color: #800000;">TURKI</span> 7 <span style="color: #008000;">GEREJA</span></strong></span></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk mencari informasi pendaftaran Paket Tour Turki 7 Gereja yang terbaru, silahkan klik pada link dibawah ini:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><a href="https://www.nazarettour.co.id/tour-turki/" target="_self"  class="mkdf-btn mkdf-btn-medium mkdf-btn-solid mkdf-btn-hover-solid"  >
	<span class="mkdf-btn-text">Book Tour Turki 7 Gereja</span>
	
			<span class="mkdf-btn-helper" ></span>
	</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HARI 01 : JAKARTA</strong><br />
3 Jam sebelum Keberangkatan, pastikan anda sudah berada di Bandara Soekarno Hatta Terminal 2 untuk terbang menuju Istanbul.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HARI 02 : ISTANBUL</strong><br />
Setibanya di Bandara Istanbul Ataturk di pagi hari, Anda akan langsung diantar menuju &#8216;KOTA TUA&#8217;. Perhentian pertama Anda adalah HIPPODROME OF CONSTANTINOPLE, pusat kehidupan sipil Bizantium, tempat kuda dan kereta kuda biasa digunakan. Kemudian melakukan perjalanan menuju BLUE MOSQUE, yang dikenal karena ubin biru yang mengesankan yang melapisi dindingnya. BASILIKA HAGGIA SOPHIA, sekarang disebut Museum Ayasofya, tidak diragukan lagi adalah salah satu bangunan terbaik sepanjang masa. Dibangun oleh Constantine the Great, lalu direkonstruksi oleh Justinian pada abad ke-6. Setelah makan siang, Anda mengunjungi ISTANA TOPKAPI yang terkenal, yang merupakan rumah bagi para sultan antara abad ke-15 dan ke-19. Sekarang ini adalah museum yang memamerkan koleksi kekaisaran kristal, perak, porselen Cina. Bermalam di ISTANBUL. (SP/SS/SM)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HARI 03: ISTANBUL – BURSA – THYATIRA – IZMIR </strong><br />
Pada pagi hari, Anda akan ditransfer menuju Pergamon yang sangat indah. Di antara struktur mengesankan kota ini, berasal dari Tahun 399 SM, Anda akan melihat ALTAR ZEUS, TEMPLE OF DIONYSUS dan perpustakaan besar yang memiliki penyimpanan 200.000 buku yang hanya dapat dilampaui oleh perpustakaan yang terdapat di Alexandria pada saat itu. Selanjutnya, Anda akan mampir ke THYTERIA untuk melihat sisa-sisa gereja kuno. Ini adalah salah satu kota utama di mana agama Kristen menyebar dengan cepat. Bermalam di IZMIR. (SP/SS/SM)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HARI 04: IZMIR – EFESUS – KUSADASI </strong><br />
Usai sarapan pagi perjalanan dimulai dengan mengunjungi GEREJA SANTO POLYCARPUS (Why 2:8-11). Setelah makan siang, mengunjungi EFESUS (Wahyu 1:11, Kisah Para rasul 18:19-28) salah satu kota kuno yg merupakan tempat tinggal dari Santo Paulus antara tahun 54 – 57 setelah masehi dgn peninggalan kebudayaan Romawi &amp; Yunani terbesar, melihat : AMPHITHEATRE, AGORA, PERPUSTAKAAN CELCIUS, KUIL HADRIAN, TROJAN FOUNTAIN, GERBANG HERCULES &#8211; melanjutkan perjalanan menuju RUMAH BUNDA MARIA yang terletak di atas bukit yang terkuak secara ajaib, secara tradisi Rasul Yohanes membawa Maria, Ibu Yesus ke Ephesus &#8211; lalu kemudian dilanjutkan menuju Basilika St.Yohanes yang terletak dekat kabupaten Seljuk– perjalanan hari ini ditutup dengan mengunjungi Leather Manufacture, pabrik pengolahan Kulit domba yang terkenal dengan Jacket kulit berkualitas. Bermalam di KUSADASI. (SP/SS/SM)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HARI 05: KUSADASI – SARDIS – ALASEHIR – LAODEKIA – HIERAPOLIS – PAMUKKALE </strong><br />
Pagi hari setelah sarapan, program hari ini dimulai dengan mengunjungi SARDIS (Why 3:1-5) yaitu sebuah kota pada masa Kekristenan berkembang dan juga salah satu dari tujuh Jemaat di Asia Kecil, dilanjutkan ke kota ALASEHIR (Philadelphia) (Why 1:11, 3:7-13) yang merupakan kota favorit bagi St. Paulus dan Santo Yohanes – makan siang – lanjut ke LAODEKIA (Wahyu 3:14-22, Kolose 2:1, Kolose 4:13-16) dimana kota ini adalah salah satu kota termakmur dan merupakan kota pertama dalam penyebaran agama Kristen, mengunjungi HIERAPOLIS &amp; THE COTTON CASTLE &#8211; kolam air mineral alami dari zaman Romawi, yang membentuk teras berwarna putih. Bermalam di PAMUKKALE. (SP/SS/SM)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HARI 06: PAMUKKALE – YALVAC – KONYA</strong><br />
Pagi ini Anda akan diajak menuju ke kota Cappadocia. Dalam perjalanan mengunjungi ANTIOKHIA PISIDIAN (Yalvac). Selama masa Rasul Paulus, penduduknya terdiri dari orang Yahudi, Romawi, dan Yunani. Sangat sedikit yang tersisa dari Antiokia Pisidian hari ini. Makan malam dan bermalam di KONYA. (SP/SS/SM)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HARI 07: KONYA – CAPPADOCIA</strong><br />
Setelah sarapan Hari ini, Anda akan diajak mengunjungi museum abad ke-13 FILSUF MELVANA CELALEDDIN-I RUMI, yang dulunya adalah biara untuk Mevlevi Dervishes. Setibanya di Cappadocia Anda akan diajak mengunjungi &#8220;FAIRY CHIMNEYS&#8221; adalah potongan-potongan batu vulkanik yang telah dipukuli dan dibentuk oleh angin dan hujan yang mirip dengan jamur. UNIK! Makan malam dan bermalam di CAPPADOCIA. (SP/SS/SM)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HARI 08: CAPPADOCIA (OPTIONAL HOT AIR BALOON)</strong><br />
Setelah sarapan, kunjungan pertama adalah ke BENTENG ALAMI di Uchisar, di mana Anda dapat menangkap panorama dataran tinggi yang indah. Berikutnya mengunjungi PASABAGI VALLEY di daerah Zelve di mana para bhikkhu tinggal di pengasingan di kamar-kamar pegunungan batu. (PAKET TOUR TURKI) Kemudian, Anda mengunjungi LEMBAH GOREME untuk menjelajahi tempat tinggal troglodyte yang unik, sisa-sisa gereja awal yang terdiri dari kamar-kamar rumit yang dilubangi dari kerucut abu vulkanik dan dihiasi dengan fresko yang tergores. Lalu Anda akan mengunjungi GOREME OPEN AIR MUSEUM termasuk GEREJA APPLE, GEREJA SANDAL, dan TOKALI KILISE. Kemudian, dilanjutkan ke kota tembikar AVANOS di mana Kizilirmak (Hallys), sungai terpanjang Turki, berliku-liku meninggalkan tanah liat merah di tepiannya yang telah menjadi bahan baku tembikar selama berabad-abad. Bermalam di CAPPADOCIA (SP/SS/SM)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HARI 09: CAPPADOCIA – ANKARA – BOLU/ISTANBUL</strong><br />
Setelah santap pagi, berangkat menuju Bolu via Ankara. Mengunjungi SALT LAKE (Tuz Golu) yang merupakan Danau terbesar kedua di Turki 1,665 km2 . Dan Ataturk Mausoleum yang merupakan makam dari Bapak Negara Turki Mustafa Kemal Ataturk. Bermalam di BOLU/ISTANBUL. (SP/SS/SM)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HARI 10: ISTANBUL – BOSPHORUS CRUISE</strong><br />
Setelah sarapan pagi, memulai tour di kota Istanbul mengunjungi Bukit Camlica untuk melihat pemandangan kota Istanbul. Dilanjutkan dengan berlayar dengan BOSPHORUS CRUISE mengarungi selat Bosphorus yang menghubungkan Benua Eropa dengan Benua Asia Kemudian berbelanja di GRAND COVERED BAZAAR yang menjual berbagai souvenir khas Turki serta memiliki 61 jalan dan 4000 toko dan merupakan pasar tertua dan terbesar di dunia. Kemudian mengunjungi TAKSIM SQUARE. Kemudian peserta diantar ke Airport untuk menuju Jakarta. (SP/SS/SM)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HARI 11: JAKARTA</strong><br />
Rombongan Tiba dengan penuh sukacita di tanah air dengan rasa syukur, Kiranya perjalanan Rohani ini dapat mempertebal iman bagi setiap kita yang telah kembali dengan penuh berkat. Sampai jumpa lagi pada acara NAZARET TOUR selanjutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/paket-perjalanan-tour-7-gereja-di-turki-dalam-kitab-wahyu/">Paket Perjalanan Tour 7 Gereja di Turki dalam Kitab Wahyu</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
