<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tour ziarah Israel Archives &#8211; Nazaret Tour</title>
	<atom:link href="https://www.nazarettour.co.id/tag/tour-ziarah-israel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.nazarettour.co.id/tag/tour-ziarah-israel/</link>
	<description>Biro Perjalanan Wisata Holyland &#38; Eropa</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Jul 2020 06:59:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2016/04/cropped-Nazaret-Favicon-512px-32x32.png</url>
	<title>Tour ziarah Israel Archives &#8211; Nazaret Tour</title>
	<link>https://www.nazarettour.co.id/tag/tour-ziarah-israel/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rencana Pembangunan Kembali Bait Allah Ketiga di Yerusalem</title>
		<link>https://www.nazarettour.co.id/bait-allah-ketiga-akan-dibangun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[holylandtour]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jan 2019 21:09:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Holyland]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Bait Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Bait Allah Kedua]]></category>
		<category><![CDATA[Bait Allah Ketiga]]></category>
		<category><![CDATA[Bait Allah Pertama]]></category>
		<category><![CDATA[Bait Allah Salomo]]></category>
		<category><![CDATA[Bait Allah Yerusalem]]></category>
		<category><![CDATA[Holyland Tour]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret tour]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ke Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ziarah Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Yerusalem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.nazarettour.co.id/?p=6387</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sudah hampir 2000 tahun sejak Kekaisaran Romawi menghancurkan Bait Suci Kedua pada tahun 70 M dan lebih banyak lagi sejak bangsa Babel menghancurkan Bait Suci Pertama, namun pergerakan orang-orang Yahudi yang bertumbuh semakin berketetapan untuk menyaksikan Bait Suci dibangun kembali dan sekali lagi menduduki tempatnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/bait-allah-ketiga-akan-dibangun/">Rencana Pembangunan Kembali Bait Allah Ketiga di Yerusalem</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sudah hampir 2000 tahun sejak Kekaisaran Romawi menghancurkan <em><strong>Bait Suci</strong></em> Kedua pada tahun 70 M dan lebih banyak lagi sejak bangsa Babel menghancurkan Bait Suci Pertama, namun pergerakan orang-orang Yahudi yang bertumbuh semakin berketetapan untuk menyaksikan Bait Suci dibangun kembali dan sekali lagi menduduki tempatnya yang semula di pusat kota Yerusalem.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Jika dibangun, <strong>Bait Allah Ketiga</strong> atau Beit haMikdash haShlishi dalam Bahasa Ibrani akan menjadi <strong>Bait Allah</strong> Yahudi ketiga di Yerusalem setelah Bait Allah Solomon dan Bait Allah Kedua yang dibangun oleh Raja Herodes Agung. Meskipun belum dibangun, prospek untuk penyelesaiannya sangat penting dalam eskatologi Yahudi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Bait Allah Ketiga</strong></em> digambarkan sebagai gagasan agama dan keinginan dalam Yudaisme yang berakar dan diekspresikan dalam banyak doa Yudaisme untuk pembangunan kembali Bait Allah di Yerusalem yang pernah berdiri sebagai Bait Allah Pertama dan Kedua yang dihancurkan oleh bangsa Babylonia kuno dan tentara Romawi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak penghancuran <em><strong>Bait Allah Kedua</strong></em> pada tahun 70 M, orang-orang Yahudi telah menyatakan keinginan mereka untuk melihat pembangunan Bait Allah Ketiga di Bukit Bait Suci. Doa untuk ini adalah bagian formal dari tradisi Yahudi yaitu doa Amidah tiga kali sehari. Meskipun tetap tidak dibangun, gagasan dan keinginan untuk Bait Allah Ketiga adalah suci dalam Yudaisme, khususnya Yudaisme Ortodoks.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_6402" style="width: 1607px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2019/01/Umat-Yahudi-Berdoa-di-Tembok-Ratapan.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-6402" class="wp-image-6402 size-full" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2019/01/Umat-Yahudi-Berdoa-di-Tembok-Ratapan.jpg" alt="Bait Allah Ketiga" width="1597" height="900" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2019/01/Umat-Yahudi-Berdoa-di-Tembok-Ratapan.jpg 1597w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2019/01/Umat-Yahudi-Berdoa-di-Tembok-Ratapan-350x197.jpg 350w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2019/01/Umat-Yahudi-Berdoa-di-Tembok-Ratapan-768x433.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2019/01/Umat-Yahudi-Berdoa-di-Tembok-Ratapan-1024x577.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1597px) 100vw, 1597px" /></a><p id="caption-attachment-6402" class="wp-caption-text">Selama berabad-abad, Orang-orang Yahudi telah berdatangan ke Tembok Barat, yang kemudian dikenal sebagai <em><strong>Tembok Ratapan</strong></em>, untuk meratapi penghancuran Bait Suci, untuk berdoa untuk pembangunan kembali Bait Suci, untuk menerima berkat keimaman, dan untuk pertobatan.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Rencana arsitektur untuk Bait Allah Ketiga ada terutama dalam Bab 40–47 dari Kitab Yehezkiel (visi Yehezkiel mendahului Bait Allah Kedua)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Karena sejumlah sarjana Yahudi telah menyatakan bahwa tenggat waktu kedatangan Mesias Yahudi adalah Tahun Yahudi 6000 (2240M), ini juga tampaknya menjadi tenggat waktu untuk memulai pembangunan Bait Suci Ketiga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;">&#8220;Untuk orang Yahudi Ortodoks yang berkomitmen untuk membangun kembali Bait Allah, keduanya<br />
akan menghadirkan masalah dunia dan masalah yang dihadapi oleh orang-orang Yahudi<br />
akan diselesaikan hanya dengan membangunnya kembali. &#8220;</p>
<p>&nbsp;</p></blockquote>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>UPAYA UNTUK MEMBANGUN KEMBALI KEBERADAAN ORANG YAHUDI DI TEMPLE MOUNT</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Pada bulan Agustus 1967, setelah Israel merebut Bukit Moria (Bukit Bait Suci), Rabi Shlomo Goren, kepala rabi IDF, mulai mengatur doa umum untuk orang-orang Yahudi di Bukit Bait Suci. Rabi Goren juga terkenal karena posisinya yang kontroversial mengenai kedaulatan Yahudi atas Bukit Bait Suci. Pada 15 Agustus 1967, tak lama setelah Perang Enam Hari, Goren memimpin sekelompok lima puluh orang Yahudi ke Bukit Moria, di mana mereka melawan protes penjaga Muslim dan polisi Israel yang menentang diadakannya layanan doa.</p>
<p><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script><br />
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-9314838904486517"
     data-ad-slot="9086462118"></ins><br />
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></p>
<p style="text-align: justify;">Goren berulang kali menganjurkan atau mendukung pembangunan Bait Allah Ketiga di Bukit Bait Suci sejak 1960-an dan seterusnya, dan dikaitkan dengan berbagai proyek mesianik yang melibatkan situs itu. Pada musim panas 1983, Goren dan beberapa rabi lainnya bergabung dengan Rabi Yehuda Getz, yang bekerja untuk Kementerian Urusan Agama di Tembok Barat, dalam perjalanan di sebuah ruangan di bawah Bukit Moria yang telah digali oleh Getz, di mana keduanya mengklaim telah melihat Tabut Perjanjian. Setelah tidak lama ditemukan terowongan itu dan mengakibatkan perkelahian besar-besaran antara pemuda Yahudi dan Arab di daerah itu. Terowongan itu segera ditutup dengan beton oleh polisi Israel. Pintu masuk yang disegel dapat dilihat dari Terowongan Tembok Barat, yang dibuka untuk umum pada tahun 1996.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Hambatan yang paling langsung dan jelas untuk mewujudkan tujuan-tujuan ini adalah kenyataan bahwa dua struktur Islam bersejarah yang berusia 13 abad, yaitu Masjid Al Aqsa dan Kubah Batu, dibangun di atas Bukit Bait Suci. Israel telah berjanji untuk memastikan akses ke Temple Mount bagi para penyembah dan pengunjung yang damai, sambil menjaga ketertiban umum dan keamanan. Segala upaya untuk merusak atau mengurangi akses ke situs-situs ini, atau untuk membangun struktur Yahudi di dalam, di antara, di bawah, di samping, kantilever di atas, atau alih-alih, dapat menyebabkan konflik internasional yang parah, mengingat asosiasi Muslim dunia dengan tempat-tempat suci ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2019/01/Bait-Allah-Salomo.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-6399" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2019/01/Bait-Allah-Salomo.jpg" alt="Bait Allah Salomo" width="1000" height="856" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2019/01/Bait-Allah-Salomo.jpg 1000w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2019/01/Bait-Allah-Salomo-350x300.jpg 350w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2019/01/Bait-Allah-Salomo-768x657.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Kendala kedua menyangkut lokasi Bait Allah. Bait Allah ketiga harus berada di tempat yang sama persis seperti di dua Bait Allah sebelumnya. Oleh karena itu Bait Allah harus dibangun di lokasi yang sama seperti sebelumnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Dome of the Rock</strong></em> dianggap sebagai ruang yang sebenarnya di mana Bait Allah Kedua pernah berdiri, tetapi beberapa sarjana tidak setuju dan sebaliknya mengklaim bahwa Bukit Bait Allah itu terletak tepat di utara Kubah Batu, atau sekitar 200 meter di selatannya, dengan akses ke mata air Gihon, atau mungkin diantara Kubah Batu dan Masjid Al Aqsa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, sebagian besar sarjana Yahudi-Ortodoks menolak segala upaya untuk membangun Bait Suci sebelum kedatangan Mesias. Ini karena ada banyak keraguan mengenai lokasi pasti di mana itu harus dibangun. Misalnya, sementara pengukuran diberikan dalam hasta, ada kontroversi apakah unit pengukuran ini sama dengan sekitar 1,5 kaki (0,46 m) atau 2 kaki (0,61 m). Tanpa pengetahuan pasti tentang ukuran satu hasta, mezbah tidak dapat dibangun. Memang, Talmud menceritakan bahwa pembangunan Bait Allah kedua hanya mungkin di bawah bimbingan kenabian langsung dari Hagai, Zakharia, dan Maleakhi. Tanpa wahyu kenabian yang valid, tidak mungkin untuk membangun kembali Bait Allah, bahkan jika masjid tidak lagi menempati lokasinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun ada hambatan, upaya sedang dilakukan oleh berbagai kelompok analitis untuk mengartikulasikan manfaat bagi konstituen dan peserta lokal dan regional untuk mendorong perkembangan yang akan semakin sejalan dalam mendukung. Diketahui dari Talmud bahwa pada masa Raja Agrippa, Yerusalem dipenuhi dengan jutaan pengunjung dan peziarah dari seluruh wilayah. Saat ini potensi wisata spiritual akan mendukung tujuan pertumbuhan Walikota Yerusalem untuk 10 juta wisatawan setiap tahunnya. Ini akan memberikan dorongan yang signifikan bagi perekonomian dan akan bermanfaat bagi masyarakat lokal dan regional, banyak di antaranya hidup dalam kemiskinan. Karena pembangunan kembali Bait Allah hanya dapat dilakukan melalui proses perdamaian, itu harus didahului dengan berbagai upaya, termasuk infrastruktur keuangan dan proyek untuk mendukung peningkatan besar dalam pariwisata, perjanjian kerja sama lokal dan regional untuk memungkinkan pembangunannya dan keberhasilan upaya modern untuk menghidupkan kembali Sanhedrin , otoritas yang harus diberdayakan untuk peristiwa semacam itu terjadi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>THE TEMPLE INSTITUTE</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">The Temple Institute, yang dikenal dalam bahasa Ibrani sebagai Machon HaMikdash adalah sebuah organisasi di Israel yang berfokus pada upaya membangun Kuil Ketiga. Tujuan jangka panjangnya adalah untuk membangun kuil Yahudi ketiga di Temple Mount, di situs yang saat ini ditempati oleh Dome of the Rock, dan untuk memulihkan hewan kurban menyembah. Itu bercita-cita untuk mencapai tujuan ini melalui studi konstruksi dan ritual Kuil dan melalui pengembangan benda-benda ritual Temple yang sebenarnya, pakaian, dan rencana bangunan yang cocok untuk segera digunakan dalam kondisi yang memungkinkan rekonstruksi. Ini berjalan museum di Quarter Yahudi dari Kota Tua dari Yerusalem di Israel. Didirikan dan dipimpin oleh Rabi Yisrael Ariel. Direktur Jenderal saat ini adalah Dovid Shvartz, dan Departemen Internasional dipimpin oleh Rabbi Chaim Richman. Miliarder New York Henry Swieca telah mendukung lembaga ini. Pemerintah Israel juga telah menyediakan dana.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2019/01/rancangan-bait-allah-ketiga.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-6397" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2019/01/rancangan-bait-allah-ketiga.jpg" alt="rancangan bait allah ketiga" width="1000" height="597" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2019/01/rancangan-bait-allah-ketiga.jpg 1000w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2019/01/rancangan-bait-allah-ketiga-350x209.jpg 350w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2019/01/rancangan-bait-allah-ketiga-768x458.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai bagian dari upaya berkelanjutannya untuk mempersiapkan Bait Suci yang akan dibangun kembali di masa depan, Institut Kuil telah menyiapkan benda-benda ritual yang cocok untuk penggunaan Kuil. Banyak dari lebih dari sembilan puluh item ritual yang akan digunakan di Kuil telah dibuat oleh Institut Kuil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Pada Juni 2008, proyek utama lembaga saat ini adalah penciptaan seragam suci Kohen Gadol , Imam Besar, dan imam biasa . Proyek ini, puncak dari studi dan penelitian selama bertahun-tahun, telah berlangsung selama beberapa tahun. The High Priest&#8217;s Hoshen (breastplate) dan Ephod telah selesai. The Tzitz , mahkota emas dari Imam, selesai pada tahun 2007. The Temple Institute adalah merancang pakaian untuk para imam awam dimaksudkan untuk pembelian oleh Kohanim</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/bait-allah-ketiga-akan-dibangun/">Rencana Pembangunan Kembali Bait Allah Ketiga di Yerusalem</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inilah Belalang Yang Dimakan Oleh Yohanes Pembaptis</title>
		<link>https://www.nazarettour.co.id/ini-belalang-yang-dimakan-oleh-yohanes-pembaptis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[holylandtour]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Nov 2018 16:17:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Holyland]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Holyland Tour]]></category>
		<category><![CDATA[Jordan]]></category>
		<category><![CDATA[Laut Mati]]></category>
		<category><![CDATA[Lourdes]]></category>
		<category><![CDATA[Mesir]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret tour]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan ke israel]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ke Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ziarah Israel]]></category>
		<category><![CDATA[yohanes pembaptis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.nazarettour.co.id/?p=6252</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jaman sekolah minggu atau ketika kita masih kecil, sering kali kita mengira bahwa Yohanes pembaptis memakan belalang dan belalang tersebut adalah binatang belalang yang sering kita tangkap kalau kita bermain di taman, yah intinya sih kita mengira bahwa “wah pada jaman itu belalang memang benar [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/ini-belalang-yang-dimakan-oleh-yohanes-pembaptis/">Inilah Belalang Yang Dimakan Oleh Yohanes Pembaptis</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Jaman sekolah minggu atau ketika kita masih kecil, sering kali kita mengira bahwa Yohanes pembaptis memakan belalang dan belalang tersebut adalah binatang belalang yang sering kita tangkap kalau kita bermain di taman, yah intinya sih kita mengira bahwa “wah pada jaman itu belalang memang benar dapat dimakan ya ?!”. Bahkan hingga saat ini, sampai kita sudah besar pun kita masih berpikir bahwa belalang yang dimakan adalah masih masih sejenis serangga tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam Matius 3 : 4 tertulis <em>“Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit dan makanannya belalang dan madu hutan”</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Namanya pada jaman itu kita masih kecil, kita mungkin berpikir bahwa belalang tersebut adalah serangga yang menjadi makanannya dan minumnya adalah madu hutan 😊 <em>(Namanya juga pikiran anak – anak)</em>, tapi ternyata ada juga lho tanaman belalang,dan tanaman ini memang biasa tumbuh di daerah Israel dan umumnya di Timur Tengah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Nah sekarang seperti apakah bentuk dari tanaman belalang ini ??!</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_6257" style="width: 999px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/11/Buah-Belalang-Yohanes-Pembaptis.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-6257" class="size-full wp-image-6257" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/11/Buah-Belalang-Yohanes-Pembaptis.jpg" alt="Buah Belalang Yohanes Pembaptis" width="989" height="722" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/11/Buah-Belalang-Yohanes-Pembaptis.jpg 989w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/11/Buah-Belalang-Yohanes-Pembaptis-350x256.jpg 350w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/11/Buah-Belalang-Yohanes-Pembaptis-768x561.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 989px) 100vw, 989px" /></a><p id="caption-attachment-6257" class="wp-caption-text">Buah Belalang Yohanes Pembaptis</p></div>
<p style="text-align: justify;">Dari segi bentuknya pasti ada bilang mirip seperti Edamame, kacang kapri atau extreme ada salah satu peserta Nazaret Tour yang berkata mirip seperti pete cina tapi ga segede pete juga kali ya. Tanaman belalang ini jika dikeringkan lalu kulitnya ditumbuk halus bisa diolah menjadi berbagai makanan dan juga minuman, sedangkan untuk rasanya agak manis dan mirip seperti coklat. kaya serat, kalsium dan banyak akan vitamin lainnya.</p>
<p><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script><br />
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-9314838904486517"
     data-ad-slot="9086462118"></ins><br />
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></p>
<p style="text-align: justify;">Tanaman belalang ini, memiliki nama latin Ceratonia siliqua, atau saat ini dikenal sebagai biji carob. Tanaman ini biasanya tumbuh liar dan mudah ditemukan dimana saja, jadi jika Yohanes Pembaptis tinggal dipadang gurun, maka tumbuhan ini adalah makanan yang mudah untuk didapatkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi sekarang udah ga salah paham lagi kann… atau jangan – jangan kalian pada saat masih kecil udah nyobain makan binatang belalang :p</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/ini-belalang-yang-dimakan-oleh-yohanes-pembaptis/">Inilah Belalang Yang Dimakan Oleh Yohanes Pembaptis</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Tak Terlupakan Berziarah Pertama Kali ke Timur Tengah dan Israel</title>
		<link>https://www.nazarettour.co.id/pengalaman-berziarah-ke-holyland-bersama-nazaret-tour/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[holylandtour]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2018 09:23:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Holyland]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Holyland Tour]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret tour]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan ke israel]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ke Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ziarah Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Yerusalem]]></category>
		<category><![CDATA[Ziarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.nazarettour.co.id/?p=4790</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8220;Berziarah ke Israel&#8221; &#8211; Ke tempat di mana Tuhan Yesus berkarya adalah salah satu hal yang menjadi kerinduan saya untuk bisa kesana dan untuk berangkat ke Israel dan sekitarnya sebenarnya sesuatu hal yang pada saat itu saya rasa tidak mungkin, meskipun mungkin yah bisa jadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/pengalaman-berziarah-ke-holyland-bersama-nazaret-tour/">Pengalaman Tak Terlupakan Berziarah Pertama Kali ke Timur Tengah dan Israel</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Berziarah ke Israel&#8221;</strong> &#8211; Ke tempat di mana Tuhan Yesus berkarya adalah salah satu hal yang menjadi kerinduan saya untuk bisa kesana dan untuk berangkat ke Israel dan sekitarnya sebenarnya sesuatu hal yang pada saat itu saya rasa tidak mungkin, meskipun mungkin yah bisa jadi saya harus menabung dulu hingga 5 tahun, itupun kalau cukup ya, secara tiap tahun pasti harga akan berbeda. Tapi entah kenapa suatu saat ketika saya lagi dirumah sakit ada teman saya yang menelpon dan mengajak saya untuk menemani ke Israel, WHAT ?!! jujur saya kaget karena saya berfikir bahwa kondisi sekarang untuk berangkat mau dapet duit dari mana? Pada awalnya saya juga gak berfikir kalo saya akan di tanggung akomodasi dan lain – lain, karena saya ang yang harus di keluarkan untuk berangkat Holyland, jadi saya ngerasa ga mungkin klo saya dibayarin, palingan juga temen saya nawarin saya karena mencari teman untuk nemenin dia selama perjalanan. Namun ternyata setelah saya kaget diajak oleh teman saya, saya lebih kaget karena semua akomodasi dan kebutuhan saya di tanggung. Ini membuat saya kepikiran terus selama perjalanan pulang. Namun disinilah saya juga sadar bahwa inilah kasih karunia Tuhan, ga ada yang ga mungkin dalam Tuhan untuk bisa menjawab kerinduan hati umatnya. Dahsyat ga ?!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Bulan maret 2017 pun saya pun berangkat bersama teman saya dan Nazaret Tour dengan maskapai Etihad Airlines menuju ke Cairo via Abu Dhabi selama kurang lebih 13 Jam. Okee ini adalah perjalanan saya day by day ga terlalu detail dan mungkin ga semua tempat saya sebutin disini tapi di beberapa tempat ini yang membuat saya banyak terharunya dan terkesan selama Holyland.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hari Pertama :</strong> Saya mendapatkan guide local dari mesir Namanya Sobhy, jago Bahasa Indonesianya, ramah dan lucu, disini di ajak ke Piramida, wuhhh yang dulunya saya liat di buku IPS sebagai 7 keajaiban dunia dan sekarang saya sudah bisa ngelhat langsung, lanjut di bawa ke Bukit Mukatam disini ada Gereja Sampah dan disini nih <strong>(Mat 17:20 “Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu : Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu)</strong> terjadi dan sesampainya disini bener – bener takjub luar biasa kebesaran Tuhan benar – benar terjadi disini, WOW !! setelah itu di lanjut dengan naik Nile Cruise sambil menyusuri Sungai Nil sambil dihibur Belly Dance dan Tandura dance 😀</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5775" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Berziarah-ke-Holyland-Israel-dan-Mesir.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5775" class="size-full wp-image-5775" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Berziarah-ke-Holyland-Israel-dan-Mesir.jpg" alt="" width="850" height="638" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Berziarah-ke-Holyland-Israel-dan-Mesir.jpg 850w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Berziarah-ke-Holyland-Israel-dan-Mesir-750x563.jpg 750w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Berziarah-ke-Holyland-Israel-dan-Mesir-768x576.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Berziarah-ke-Holyland-Israel-dan-Mesir-800x600.jpg 800w" sizes="auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px" /></a><p id="caption-attachment-5775" class="wp-caption-text">Dari kanan ke kiri: Saya sendiri, guide kami Sobhy, dan teman saya @Gunung Sinai</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hari Kedua :</strong> Masih di Cairo, dan perjalanan kali ini saya di bawa ke Gereja Gantung dan Gereja Abu Serga tempat dimana Yusuf, Maria dan bayi Yesus sembunyi dari kerajaan Herodes 😊 . di hari kedua ini saya menyerah dengan aroma dari khas mesir atau timur tengah ini ☹ yang jelas saya hanya bisa makan roti dan susu saja tapi ada juga peserta lainnya yang ga cocok dengan makanannya tapi bedanya mereka sudah membawa lauk seperti abon dan sambel roa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hari Ketiga :</strong> Perjalanan menuju Gunung Sinai, disini ada penyeselan saya yang tertinggal yaitu tidak bisa naik ke Gunung Sinai dikarenakan ketiduran huhuhu, tapi tak apalah berarti bisa jadi motivasi saya buat kesini lagi 😊 kemudian lanjut ke Taba Border di Hilton Taba, View nyaa wow Laut Merah dan wow indah nya maksimal secara ini adalah hotel bintang 5.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5779" style="width: 607px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/zeya-@st-chatarine.png"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5779" class="size-full wp-image-5779" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/zeya-@st-chatarine.png" alt="" width="597" height="336" /></a><p id="caption-attachment-5779" class="wp-caption-text">@Biara St. Katarina (Mt. Sinai)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hari Keempat :</strong> Menuju ke Israel dan penginapan pertama adalah di Hotel Betlehem. Sampai kaki saya menginjakan hotel, dalam hati saya pun bicara “disini tempat Tuhan ku lahir, dan sekarang aku ada disini” mendadakan seneng – seneng terharu bisa ada disini.. hehe.. dengan perasaan yang masih senang – senang terharu perjalanan ini di awali menuju ke Padang Gembala 😊 disini tempat nya cukup tinggi, jadi bisa lihat view kota</p>
<p><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script><br />
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-9314838904486517"
     data-ad-slot="9086462118"></ins><br />
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hari Kelima :</strong> Disini saya melihat Bukit Jericho, tempat ketika Tuhan dicobai, dan kalo sudah ada disini jangan lupa beli permen “gelo” hehe.. dilanjut hari kelima ini akhirnya saya bisa tau Laut Mati, sebagai titik terendah di permukaan muka bumi. Sayangnya saya tidak berenang disini untuk merasakan bagaimana mengapung di Laut Mati. Jadi saya duduk saja sambil motoin peserta yang renang dan luluran hehe.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hari Keenam :</strong> Hari ini cukup banyak tempat – tempat berkesan salah satunya Ascention Chapel (Kapel Kenaikan Tuhan Yesus) Nativity Church (Gereja Kelahiran Tuhan Yesus) kemudian Pater Noster Church tempat Tuhan mengajarkan Doa Bapa Kami, Assecion Chapel, Domunis Levit tempat Tuhan menangisi Kota Jerusalem kemudian lanjut ke Taman Getsemany.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5777" style="width: 609px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/zeya-@getsemany.png"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5777" class="size-full wp-image-5777" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/zeya-@getsemany.png" alt="" width="599" height="338" /></a><p id="caption-attachment-5777" class="wp-caption-text">Berada di Taman Getsemani</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hari Ketujuh :</strong> Sudah seminggu ga kerasa Holyland ku bersama Nazaret Tour hehe.. hari ini saya napak Tilas sengsara Tuhan Yesus di Via Dolorosa alias Jalan Salib sampai ke Bukit Golgota dan ke Holy Sepulchre atau Makam Kudus. Entah kenapa disini air mata tak kuasa harus menetes melihat bagaimana segasaranya Tuhan Yesus pada Saat itu</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hari Kedelapan :</strong> Haifa !! Luar biasaa indah, bikin klepek – klepek. Haifa ini adalah Kota Pelabuhan yang viewnya cantik luar dalem hehehe setelah itu lanjut ke Nazareth dan ke Gereja Kana dimana Mukjizat Tuhan Yesus yang pertama dengan mengubah Air Menjadi Anggur jadi klo dah samapi sini jangan lupa untuk membeli anggur Cana 😊</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5776" style="width: 597px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Berziarah-ke-Tanah-Perjanjian.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5776" class="size-full wp-image-5776" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Berziarah-ke-Tanah-Perjanjian.jpg" alt="" width="587" height="539" /></a><p id="caption-attachment-5776" class="wp-caption-text">@Pyramid Giza, bersama teman yang ngajak saya 😀</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hari Kesembilan :</strong> Rute pertama adalah perjalanan menuju Gunung Tabor, tempat Tuhan Yesus di Muliakan, kemudian menuju Mt Beatitudes kemudian ke Capernaum dan setelah itu ini lah saatnya makan ikan Petrus di tepi danau Galilea (niceee 😊) kemudian acara yang satu ini nih menurut saya pecah banget ketika naik di atas kapal dan mengelilingi Danau Galilea disini saya dan peserta pada berjoged ria mulai dari poco – poco hingga gemufamire, wuu seruuu sambil merenungkan ketika Tuhan Yesus berjalan di atas air dan ngrasain anginnya seger banget dan sambil ngasi makan ke bangau yang ada disana moment nya dapet lah pokoknya, salut dengan warga sana yang update dengan kebudayaan / issue yang ada di Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5780" style="width: 608px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/zeya-ikan-petrus.png"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5780" class="size-full wp-image-5780" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/zeya-ikan-petrus.png" alt="" width="598" height="337" /></a><p id="caption-attachment-5780" class="wp-caption-text">Ikan Petrus, tapi klo di Indonesia kayak ikan apa hayoo ?</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5778" style="width: 607px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/zeya-@sea-galilea.png"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5778" class="size-full wp-image-5778" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/zeya-@sea-galilea.png" alt="I Love Galilea" width="597" height="338" /></a><p id="caption-attachment-5778" class="wp-caption-text">I Love Galilea</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hari Kesepuluh :</strong> Di Jordan ini sedihnya saya harus menuju ke Bandara di karenakan waktu banyak yang tersita ketika di border. Tapi Puji Tuhan masih dalam Sukacita Holyland dan perasaan senang juga karena bisa kembali ke Indonesia 😊</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Itulah perjalanan saya yang enggak saya sangka – sangka, yang kebayangnya mungkin nanti tua saya akan pergi berziarah ke Israel bersama istri atau keluarga saya. Dari peristiwa ini saya sangat bersyukur sekali karena apa yang selama ini saya dengar kisahnya dipelajaran Agama atau di Alkitab akhirnya saya bisa langsung melihat tempat dimana Tuhan Yesus ku berkarya. Saat itu saya ingat sharing dari Tour Leader saya, bahwa ada diluar sana mereka yang punya uang, tapi mereka belum punya waktu untuk berangkat namun ada juga mereka yang punya waktu tapi gak ada uang nya untuk berangkat, ujung – ujung nya adalah bagaimana Tuhan boleh membuka jalan dengan melihat kerinduan dari umatnya. Karena jujur saya adalah yang punya waktu tapi tidak memiliki uang untuk berangkat. Tapi sekali lagi tidak ada yang mustahil Tuhan, bawa selalu dalam Doa apapun yang jadi keinginan mu, Imani itu dan God Will Make a Way dengan cara nya Tuhan yang mungkin itu luar akal kita. Terima Kasih Tuhan Yesus.. terima kasih teman ku yang sudah bermurah hati.. terima kasih Nazaret Tour atas pelayanan nya 😊 Tuhan Yesus Memberkati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5781" style="width: 1510px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Ziarah-ke-Holyland.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5781" class="size-full wp-image-5781" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Ziarah-ke-Holyland.jpg" alt="" width="1500" height="1125" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Ziarah-ke-Holyland.jpg 1500w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Ziarah-ke-Holyland-750x563.jpg 750w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Ziarah-ke-Holyland-768x576.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Ziarah-ke-Holyland-1024x768.jpg 1024w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Ziarah-ke-Holyland-800x600.jpg 800w" sizes="auto, (max-width: 1500px) 100vw, 1500px" /></a><p id="caption-attachment-5781" class="wp-caption-text">Foto Group didepan Bukit Mukattam atau Gereja Simon The Tanner, Cairo</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Kesaksian oleh Sdr. Zeya Oktavian</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Instagram ID: @zeyaoktavian</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Facebook ID: @zeya.oktavian</em></p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/pengalaman-berziarah-ke-holyland-bersama-nazaret-tour/">Pengalaman Tak Terlupakan Berziarah Pertama Kali ke Timur Tengah dan Israel</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Lebih Dekat Sejarah Kota Betlehem (Bethlehem)</title>
		<link>https://www.nazarettour.co.id/kota-betlehem-bethlehem/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[holylandtour]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2018 09:12:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Holyland]]></category>
		<category><![CDATA[Bethlehem]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bethlehem]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret tour]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan ke israel]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ke Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ziarah Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Ziarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.nazarettour.co.id/?p=4785</guid>

					<description><![CDATA[<p>Betlehem atau Bethlehem, dikenal oleh kebanyakan orang sebagai tempat kelahiran Yesus Kristus tetapi banyak orang tidak tahu banyak tentang kota ini sendiri, berikut adalah beberapa fakta dasar dan menarik tentang kota suci ini: &#160; &#160; Siapa yang tinggal di Kota Betlehem? Kota Bethlehem telah dihuni [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/kota-betlehem-bethlehem/">Mengenal Lebih Dekat Sejarah Kota Betlehem (Bethlehem)</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Betlehem atau Bethlehem, dikenal oleh kebanyakan orang sebagai tempat kelahiran Yesus Kristus tetapi banyak orang tidak tahu banyak tentang kota ini sendiri, berikut adalah beberapa fakta dasar dan menarik tentang kota suci ini:</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5635" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5635" class="size-medium wp-image-5635" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/peta-Kota-Bethlehem-750x544.jpg" alt="Peta Kota Bethlehem" width="750" height="544" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/peta-Kota-Bethlehem-750x544.jpg 750w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/peta-Kota-Bethlehem-768x557.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/peta-Kota-Bethlehem.jpg 942w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><p id="caption-attachment-5635" class="wp-caption-text">Peta Kota Bethlehem</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>Siapa yang tinggal di Kota Betlehem?</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Kota Bethlehem telah dihuni sejauh era Paleolitikum dan sejak kemunculan agama Kristen, ada orang-orang Kristen di Betlehem. Populasi Bethlehem sekarang lebih dari 26.000; Penduduknya didominasi oleh Muslim Arab dengan sekitar 40% orang Arab Kristen. Warga Betlehem memegang kewarganegaraan Palestina.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>Dari mana nama Bethlehem berasal?</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Pada abad ke 14 SM Kota Bethlehem adalah sebuah daerah yang dinamai oleh Dewi Beit Lahmu. Kemudian disebut juga Effrata (Kej 35:16) dan juga disebut dalam Kitab Ibrani sebagai Beit Lehem. Dalam bahasa Ibrani &#8220;Beit&#8221; berarti rumah/rumah tangga dan &#8220;Lechem&#8221; berarti roti/Manna/makanan atau bahkan pertempuran. Umumnya lebih disebut sebagai &#8216;Rumah Roti&#8217;. Dalam bahasa Arab artinya adalah Rumah Daging.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5636" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5636" class="size-medium wp-image-5636" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Bintang-Bethlehem-750x563.jpg" alt="Gereja Bethlehem" width="750" height="563" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Bintang-Bethlehem-750x563.jpg 750w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Bintang-Bethlehem-768x576.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Bintang-Bethlehem.jpg 800w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><p id="caption-attachment-5636" class="wp-caption-text">Bintang Bethlehem yang terdapat didalam Gereja Nativity</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>Siapa yang pernah memimpin Kota Bethlehem?</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Secara historis Betlehem telah dikalahkan dan diperintah oleh orang Romawi (132-135), Muslim (c.637); Ksatria Salib (1096-1099); Sultan Mesir (1187) dan lagi dari tahun 1813-1841, kemudian Utsmaniyah (1500) yang memerintah selama 400 tahun. Dalam sejarah modern, Inggris merebut kota ini pada masa Perang Dunia I dan menguasai kota ini dari tahun 1920 sampai 1948. Dalam Perang Arab-Israel pada tahun 1948, Yordania mencaplok Bethlehem dan tetap berkuasa sampai Perang Enam Hari pada tahun 1967. Perang Enam Hari membawa Israel pada kemenangan lalu mendorong kembali perbatasan Yordania dan menguasai Bethlehem dan bagian lain di Tepi Barat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>Jadi siapa yang memimpin Bethlehem hari ini ?</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Israel tetap memegang kendali kota ini sampai tahun 1995, lalu setelah adanya persetujuan Perdamaian Oslo atas kota tersebut dan sekitar Tepi Barat, oleh pemerintah Israel diserahkan ke Otoritas Nasional Palestina. Otoritas Palestina saat ini memiliki kontrol administratif dan militer atas kota Betlehem.</p>
<p><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script><br />
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-9314838904486517"
     data-ad-slot="9086462118"></ins><br />
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>Apakah letak Betlehem di atau dekat Gaza?</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Tidak sama sekali! Tepi Barat dan Jalur Gaza adalah dua wilayah yang benar-benar terpisah ketika Anda mengunjungi Bethlehem, Anda tidak perlu masuk ke Gaza untuk mengunjungi Kota Betlehem. Namun, Jalur Gaza dan Tepi Barat keduanya dikelola oleh Otoritas Palestina.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5638" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5638" class="size-medium wp-image-5638" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Nazaret-Tour-in-Bethlehem-750x499.jpg" alt="" width="750" height="499" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Nazaret-Tour-in-Bethlehem-750x499.jpg 750w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Nazaret-Tour-in-Bethlehem-768x511.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Nazaret-Tour-in-Bethlehem.jpg 1000w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><p id="caption-attachment-5638" class="wp-caption-text">Group Nazaret Tour melakukan foto grup di depan Nativity Church, Betlehem (Foto: 16 Juli 2017)</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>Jadi di mana Bethlehem, apakah di Israel atau tidak?</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Bethlehem berada di Tepi Barat, yang berarti berada di bawah Otoritas Nasional Palestina. Tepi Barat berbatasan di barat, utara dan selatan Negara Israel dan di sebelah timur dengan Yordania, ini disebut Tepi Barat karena memang letaknya di tepian barat Sungai Yordan. Perlu dipahami bahwa Israel adalah negara kecil sehingga waktu Anda mengendarai mobil dari Israel ke kota di Tepi Barat seperti Bethlehem jaraknya sangat dekat dan singkat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>Lantas saya harus mendarat dimana jika ingin mengunjungi Bethlehem?</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Sebagian besar wisatawan atau turis mendarat di Tel Aviv, Amman, atau Cairo untuk dapat berkunjung ke Kota Bethlehem. Perlu dicatat bahwa di Palestina tidak terdapat bandar udara internasional untuk saat ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>Apakah Anda perlu menyeberangi perbatasan jika mengunjungi Betlehem dari Israel?</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Ya, ada beberapa perbatasan antara Israel dan Bethlehem, Anda perlu membawa passpor Anda untuk dapat masuk wilayah Palestina dari Israel.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5640" style="width: 650px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5640" class="size-full wp-image-5640" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Perbatasan-Bethlehem-dan-Yerusalem.jpg" alt="" width="640" height="425" /><p id="caption-attachment-5640" class="wp-caption-text">Seorang polisi sedang berjaga di area perbatasan Yerusalem dan Bethlehem</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>Apakah berbahaya untuk mengunjungi Bethlehem?</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika ada bahaya, maka tour akan dibatalkan tapi ada kehadiran militer yang protektif dan umumnya tidak pernah ada masalah untuk mengunjungi Bethlehem hingga saat ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>Apakah Bethlehem disebutkan dalam Perjanjian Lama atau hanya dalam Perjanjian Baru?</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Dalam Perjanjian Lama, Kota Betlehem disebut sebagai kota kelahiran Raja Daud dan tempat dia dinobatkan sebagai Raja Israel. Betlehem adalah tempat Kitab Rut ditetapkan. Kota Bethlehem juga tempat Rachel melahirkan Benjamin dan meninggal (Kej 48:7). Hari ini makam Rachel berdiri di dekat pintu masuk kota. Di Perjanjian Baru Betlehem disebut sebagai tempat kelahiran Yesus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>Jika Yesus lahir di Betlehem, apakah Betlehem adalah kota asalnya?</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Tidak, Maria dan Yusuf pergi ke Betlehem dari kota asal Nazaret di Israel Utara. Mereka datang ke Betlehem untuk didaftarkan dalam sensus pajak nasional (Lukas 2:1-7), semua warga negara harus terdaftar di kota asal mereka dan Yusuf berasal dari keluarga Daud, Betlehem adalah kota Daud. Jadi Nazaret adalah kota asal Yesus dan tempat Dia kemudian dibesarkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>Destinasi ziarah apa saja yang paling terkenal di Kota Bethlehem?</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Ada 2 tempat ziarah yang paling terkenal yaitu Gereja Nativity dan Padang Gembala. Gereja Nativity adalah tempat dimana Tuhan Yesus dilahirkan sedangkan Padang Gembala adalah tempat dimana para malaikat menampakkan diri kepada para gembala untuk memberi kabar gembira atas kelahiran Sang Penyelamat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5639" style="width: 560px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5639" class="wp-image-5639 size-full" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Padang-Gembala.jpg" alt="" width="550" height="366" /><p id="caption-attachment-5639" class="wp-caption-text">Padang Gembala atau Shepherd&#8217;s Field</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>Apakah Kota Bethlehem termasuk dalam Tanah Perjanjian secara letaknya di wilayah Palestina?</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Ya, termasuk dalam Tanah Perjanjian. Bethlehem adalah tempat kelahiran dari Raja Daud dan Yesus Kristus. Dan disebut beberapa kali dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>Apakah ada tempat ziarah untuk Umat Yahudi di Kota Betlehem?</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Ada! Kuburan Rachel adalah tempat ziarah ketiga tersuci bagi Umat Yahudi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5637" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5637" class="size-medium wp-image-5637" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Kuburan-Rachel-di-Tahun-1930-an-750x492.jpg" alt="Bethlehem" width="750" height="492" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Kuburan-Rachel-di-Tahun-1930-an-750x492.jpg 750w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Kuburan-Rachel-di-Tahun-1930-an-768x504.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Kuburan-Rachel-di-Tahun-1930-an.jpg 912w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><p id="caption-attachment-5637" class="wp-caption-text">Makam Rachel di Tahun 1930 an</p></div>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/kota-betlehem-bethlehem/">Mengenal Lebih Dekat Sejarah Kota Betlehem (Bethlehem)</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unesco menetapkan Kota Hebron sebagai Warisan Dunia</title>
		<link>https://www.nazarettour.co.id/unesco-menetapkan-kota-hebron-sebagai-warisan-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[holylandtour]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2018 08:46:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Holyland]]></category>
		<category><![CDATA[Hebron]]></category>
		<category><![CDATA[Holyland Tour]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ke Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ziarah Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Yerusalem]]></category>
		<category><![CDATA[Ziarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.nazarettour.co.id/?p=4772</guid>

					<description><![CDATA[<p>Unesco telah menunjuk Kota Hebron dan Makam para Leluhur di Tepi Barat yang dianggap sebagai situs Warisan Dunia Palestina meskipun ada demonstrasi dari pihak Israel. &#160; Sebuah resolusi yang disahkan oleh sebuah komite badan budaya PBB juga menempatkan mereka pada daftar situs yang dianggap &#8220;dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/unesco-menetapkan-kota-hebron-sebagai-warisan-dunia/">Unesco menetapkan Kota Hebron sebagai Warisan Dunia</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Unesco telah menunjuk Kota Hebron dan Makam para Leluhur di Tepi Barat yang dianggap sebagai situs Warisan Dunia Palestina meskipun ada demonstrasi dari pihak Israel.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah resolusi yang disahkan oleh sebuah komite badan budaya PBB juga menempatkan mereka pada daftar situs yang dianggap &#8220;dalam kondisi bahaya&#8221;.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Badan dunia itu mengambil keputusan tersebut dalam pertemuan di Krakow, Polandia, untuk menegaskan Hebron dan dua tempat suci yang berdekatan, yakni makam kuno Yahudi dan masjid Al-Haram Al-Ibrahimi, sebagai bagian milik Palestina.</p>
<p><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script><br />
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-9314838904486517"
     data-ad-slot="9086462118"></ins><br />
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></p>
<p style="text-align: justify;">Ini adalah situs tersuci kedua dalam Yudaisme dan yang keempat dalam Islam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Situs ini telah menjadi titik rawan selama beberapa dekade, dengan beberapa ratus pemukim Yahudi yang tinggal di daerah Makam Para Leluhur, dikelilingi oleh sekitar 200.000 penduduk Palestina.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Para diplomat Palestina mendesak Unesco untuk segera melacak prasasti Hebron ke dalam Daftar Warisan Dunia dalam Bahaya serta menuduh Israel memiliki sejumlah pelanggaran &#8220;yang mengkhawatirkan&#8221; termasuk vandalisme, kerusakan properti, dan serangan lainnya yang berdampak pada keaslian dan integritasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>PERTENTANGAN DARI PIHAK ISRAEL</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan hal itu merupakan &#8220;keputusan lain UNESCO yang bertentangan dengan kenyataan&#8221;.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Netanyahu juga mengatakan, Israel akan &#8220;terus menjaga gua Makhpela, untuk menjamin kebebasan beragama bagi siapapun dan menjaga kebenaran.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5618" style="width: 630px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5618" class="wp-image-5618 size-full" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Kota-Hebron-Israel.jpg" alt="Kota Hebron" width="620" height="310" /><p id="caption-attachment-5618" class="wp-caption-text">Kota Hebron</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Menteri Luar Negeri Palestina Reyad Al-Maliki mengatakan pemungutan suara itu adalah “bukti dari keberhasilan perjuangan diplomatik Palestina yang dilancarkan di semua bidang dalam menghadapi tekanan Israel dan AS atas negara-negara anggota (UNESCO).&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Kota Hebron adalah kota Palestina terbesar di Tepi Barat yang diduduki dengan populasi sekitar 200.000 orang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Sekitar 1.000 pemukim Israel tinggal di jantung kota dan selama bertahun-tahun telah menjadi tempat perselisihan agama antara Muslim dan Yahudi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Orang-orang Yahudi percaya bahwa Gua Para Leluhur (Cave of the Patriarchs) adalah tempat Abraham (Ibrahim), Ishak, dan Yakub dan istri mereka dikuburkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Gua Para Leluhur itu lebih dikenal dengan Gua Makhpela, yang berada di kompleks yang disebut oleh orang Muslim sebagai Al-Haram Al-Ibrahimi, juga dikenal sebagai Tempat Suci Abraham, pada abad ke-14.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Tempat ini merupakan tempat yang dianggap suci dan menjadi situs keagamaan yang penting di Tepi Barat bagi orang Yahudi, Kristen, dan Islam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Tempat itu begitu penting dari sudut keagamaan dan juga bagi para pemukim Israel itu yang bertekad ingin memperluas kehadiran Yahudi di sana.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Tinggal di jantung kota itu, mereka memerlukan keamanan ketat dengan sebanyak 800 tentara Israel melindungi mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Hanya dengan kehadiran Israel, seperti di Kota Hebron, kebebasan beribadah dijamin bagi siapaun. Di manapun di wilayah Timur Tengah, masjid-masjid, gereja-gereja dan sinagog-sinagog diledakkan &#8212; tempat-tempat dimana Israel tidak hadir.&#8221;</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/unesco-menetapkan-kota-hebron-sebagai-warisan-dunia/">Unesco menetapkan Kota Hebron sebagai Warisan Dunia</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rosh HaNikra: Salah satu keajaiban Israel di bagian utara</title>
		<link>https://www.nazarettour.co.id/rosh-hanikra-salah-satu-keajaiban-israel-di-bagian-utara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[holylandtour]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2018 08:32:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Holyland]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Holyland Tour]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret tour]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan ke israel]]></category>
		<category><![CDATA[Rosh Hanikra]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ke Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ziarah Israel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.nazarettour.co.id/?p=4765</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jika kamu mengejar sebuah pengalaman yang tak terlupakan selama kamu tour ke Israel, kamu harus mengunjungi Rosh Hanikra. Susunan geologi di tempat ini adalah salah satu tempat wisata paling unik di Israel serta pemandangan yang tidak biasa kemudian catatan sejarah dan budayanya yang kaya membuat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/rosh-hanikra-salah-satu-keajaiban-israel-di-bagian-utara/">Rosh HaNikra: Salah satu keajaiban Israel di bagian utara</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Jika kamu mengejar sebuah pengalaman yang tak terlupakan selama kamu tour ke Israel, kamu harus mengunjungi Rosh Hanikra. Susunan geologi di tempat ini adalah salah satu tempat wisata paling unik di Israel serta pemandangan yang tidak biasa kemudian catatan sejarah dan budayanya yang kaya membuat daya tarik tersendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Apa sih sebenarnya Rosh Hanikra itu? Nah, Rosh Hanikra mengacu pada jaringan yang luas dari gua-gua dan gua-gua di sepanjang pantai Mediterania di wilayah Barat Galilea. Grotto dan gua-gua yang terbentuk dari hasil interaksi antara ombak laut dan tebing berbatu yang membentuk garis pantai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Para ilmuwan benar-benar percaya bahwa serangkaian gempa bumi merobek jauh ke dalam tebing dari Barat Galilea dan adanya hujan tanpa henti serta ombak yang kuat mengikis tebing dan melebar jarak antara gua-gua dan kemudian gua-gua mulai terbentuk. Tentu, ini adalah proses yang sangat panjang. Akibatnya, susunan gua yang dikenal sebagai Rosh Hanikra adalah tatanan geologi yang memakan waktu ribuan tahun untuk dapat terbentuk seperti saat ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5605" style="width: 630px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5605" class="size-full wp-image-5605" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/cable-car-rosh-hanikra.jpg" alt="Rosh Hanikra" width="620" height="358" /><p id="caption-attachment-5605" class="wp-caption-text">Cable Car yang membawa kamu menuju titik terendah di Rosh HaNikra</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Dan jika kamu berpikir Rosh Hanikra itu hanyalah sebuah gua-gua saja &#8230;maka ada juga dongeng kuno tentang gadis muda yang dipaksa kawin, lalu gadis itu menyelam dari tebing Rosh Hanikra untuk menghindari takdirnya, dan sejak itu gadis itu tidak pernah terlihat kembali&#8230;kecuali, jika kamu mendengarkan suara dari dalam gua dengan seksama, kamu dapat mendengar suara gadis itu sedang mendesah dari dalam gua-gua.</p>
<p><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script><br />
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-9314838904486517"
     data-ad-slot="9086462118"></ins><br />
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>APA SAJA YANG DILIHAT DAN DILAKUKAN DI ROSH HANIKRA?</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Prioritas utama bagi siapa pun yang mengunjungi Rosh Hanikra harus menjelajahi gua-gua. Melihat ratusan stalagmit tergantung diatas gua-gua, hampir semua kolam yang berkilauan tidak akan pernah kamu lupakan. Kebanyakan peziarah yang pertama kali mengunjungi Rosh Hanikra memilih untuk melintasi jalur standar yaitu sekitar 200 meter panjangnya dan melewati beberapa gua-gua yang lebih rumit. Ada juga fasilitas naik cable car ke tingkat terendah dari Rosh Hanikra, kamu mungkin dapat mengklaim bahwa cable car disini adalah yang paling menukik di dunia (kemiringan 60 derajat!).</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5606" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5606" class="size-medium wp-image-5606" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gua-di-Rosh-Hanikra-750x563.jpg" alt="Rosh Hanikra" width="750" height="563" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gua-di-Rosh-Hanikra-750x563.jpg 750w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gua-di-Rosh-Hanikra-768x576.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gua-di-Rosh-Hanikra-800x600.jpg 800w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gua-di-Rosh-Hanikra.jpg 850w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><p id="caption-attachment-5606" class="wp-caption-text">Salah satu gua yang terdapat di Rosh Hanikra. Menakjubkan!</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Kamu juga tidak harus kehilangan presentasi audio visual yang sangat menarik yang menjelaskan bagaimana gua-gua diciptakan dengan jelas, ringkas dan terperinci, tentunya dalam bahasa Inggris atau jika Anda datang bersama guide lokal, maka dialah yang akan menjelaskan tentang keindahan Rosh Hanikra.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Kapan waktu terbaik untuk berkunjung? Siang hari jelas waktu yang paling populer untuk mengunjungi dan melihat penyaringan sinar matahari melalui pintu masuk yang sempit serta gua-gua yang cukup indah terlihat begitu jelas, tapi kunjungan pada siang hari juga ramai turis. Kunjungan pada malam hari memungkinkan juga berkat penerangan yang menghiasi sepanjang jalan di Rosh Hanikra dan pemandangan gua-gua pada malam hari memiliki daya tarik tersendiri. Pada malam hari gua-gua tampak memberikan pemandangan mistis yang menarik para pecinta keangkeran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika merencanakan perjalanan ke Rosh Hanikra, ini berarti kamu juga harus meluangkan waktu untuk menabung sedikit lebih banyak karena biasanya travel agent mematok biaya tour yang sedikit lebih tinggi jika ada rute ziarah Holyland menuju Rosh Hanikra. Dengan konsensus populer, musim dingin adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Rosh Hanikra. Meskipun cuaca dingin, terutama dalam gua-gua, pemandangan megah akan kamu saksikan selama musim ini. Selama musim dingin, ombak dari Laut Mediterania berada pada posisi terkuat. Ombak memukul tebing dengan kekuatan yang luar biasa, ombak yang terkena dinding gua kadang dapat mencapai ketinggian 35 meter. Tidak ada para turis atau peziarah yang tidak terpesona akan kejadian alam yang indah ini. Jadi jika kamu mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi Rosh Hanikra di musim dingin, jangan lewatkan itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4 style="text-align: justify;">BAGAIMANA SAYA DAPAT KE ROSH HANIKRA?</h4>
<p style="text-align: justify;">Sayangnya, untuk turis Indonesia, kamu tidak dapat pergi sendiri menuju ke Rosh Hanikra tanpa melalui travel agent, itu dikarenakan antara Indonesia dan Israel tidak ada hubungan diplomatik. Nazaret Tour akan menjembatani para peziarah atau turis untuk dapat melihat dan menikmati Rosh Hanikra.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Rosh Hanikra is one of Israel’s most popular tourist attractions for good reason. Don’t miss out on one of Mother Nature’s greatest masterpieces.</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/rosh-hanikra-salah-satu-keajaiban-israel-di-bagian-utara/">Rosh HaNikra: Salah satu keajaiban Israel di bagian utara</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yerusalem Kota Mulia Hatiku Rindu Ke Sana</title>
		<link>https://www.nazarettour.co.id/yerusalem-kota-mulia-hatiku-rindu-ke-sana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[holylandtour]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2018 08:05:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Holyland]]></category>
		<category><![CDATA[Holyland Tour]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret tour]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan ke israel]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ke Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ziarah Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Yerusalem]]></category>
		<category><![CDATA[Ziarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.nazarettour.co.id/?p=4734</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yerusalem adalah kota suci untuk tiga agama, yakni Yahudi, Kristen dan Islam. Kota suci ini berkali-kali bangkit dan jatuh di dalam arti yang sesungguhnya: dihancurkan dan dibangun kembali. Menjadi saksi sejarah dari peperangan dan pertikaian yang tidak pernah selesai hingga sekarang. Di zaman dahulu, setiap [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/yerusalem-kota-mulia-hatiku-rindu-ke-sana/">Yerusalem Kota Mulia Hatiku Rindu Ke Sana</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Yerusalem adalah kota suci untuk tiga agama, yakni Yahudi, Kristen dan Islam. Kota suci ini berkali-kali bangkit dan jatuh di dalam arti yang sesungguhnya: dihancurkan dan dibangun kembali. Menjadi saksi sejarah dari peperangan dan pertikaian yang tidak pernah selesai hingga sekarang. Di zaman dahulu, setiap kali pihak tertentu menang perang, kota yang lama akan diratakan dengan tanah dan lapisan kota terbaru didirikan di atasnya. Maka tidak heran, jika kota Yerusalem modern hari ini sesungguhnya adalah bagian teratas dari sejumlah lapisan kota kuno yang telah ada sebelumnya. Penggalian arkeologi membuktikan adanya lapisan-lapisan kota di bawah tanah yang tertimbun berabad-abad lamanya hingga ke masa pra-Kanaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Sejarah Yerusalem dimulai sejak bangsa Kanaan mendiami tempat ini secara permanen. Pada waktu kerajaan Israel di bawah kekuasaan Daud terbentuk, wilayah gunung Moriah dibeli Daud dari tangan Araunah dengan resmi. Yerusalem menjadi ibukota pemerintahannya. Di sana Daud membangun istana dan kota-nya. Pengganti-nya, Salomo, memperluas dan membuat megah kota itu. Di tempat yang sama Salomo (tahun 967 SM) membangun Bait Allah dan menjadikan Yerusalem sebagai pusat perhatian dunia. Setelah kematian Salomo, Israel terbagi dua. Tahun 586 SM, Babel menaklukkan Yerusalem dan Bait Allah dihancurkan. Israel diangkut sebagai tawanan. Tahun 536 SM orang Yahudi mulai meletakkan kembali dasar untuk membangun Bait Allah Kedua tetapi pekerjaan itu tertunda hingga diingatkan oleh Nabi Hagai untuk menyelesaikan pembangunan pada tahun 520 SM. Tahun 515 SM, Bait Allah kedua selesai dengan sempurna dan difungsikan kembali.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Tahun 20 SM Herodes memulai proyek membangun kembali Bait Allah dengan memperluas dan mempercantik konstruksinya demi mengambil hati orang Yahudi karena pada masa itu Yudea berada di dalam kendali Romawi. Tahun 64 M, renovasi selesai dan Bait Allah kedua berdiri dengan megah. Tidak berselang lama, Romawi menghancurkan bangunan megah itu sebagai upaya menumpas pemberontakan Yahudi tahun 70 M. Tahun 691 M, pihak muslim yang menguasai Yerusalem setelah perang salib mulai membangun Dome of the Rock di bekas bait Allah yang pernah dibangun Herodes. Hingga sekarang, tempat itu berada di dalam kekuasaan Muslim dalam otoritas Pemerintah Palestina.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5569" style="width: 410px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5569" class="size-full wp-image-5569" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Yerusalem-Kota-Mulia-1.jpg" alt="Yerusalem Kota Mulia" width="400" height="300" /><p id="caption-attachment-5569" class="wp-caption-text">Yerusalem Kota Mulia</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan sejarah di atas dapat dipahami bahwa Yerusalem adalah kota suci bagi bangsa Israel yang menjadi lambing dari penyembahan monoteis yakini YHWH. Kuil atau Bait Allah menjadi symbol dari eksistensi Israel sebagai umat Allah dan milik kepunyaan-Nya. Itu sebabnya mereka memutuskan menjadikan Yerusalem sebagai ibu kota Negara. Kota ini tidak dapat dipisahkan dair sejarah Israel itu sendiri.</p>
<p><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script><br />
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-9314838904486517"
     data-ad-slot="9086462118"></ins><br />
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></p>
<p style="text-align: justify;">Pada kenyataannya, kota Yerusalem modern terbagi di dalam empat wilayah berdasarkan etnis penduduknya (quarter) yakni Christian Quarter, Armenian Quarter, Muslim Quarter, dan Jewish Quarter. Di dalam kota ini terkubur sejarah masa lalu yang berkaitan dengan warisan budaya, dinamika social dan arkeologi Alkitab, kesejarahan biblika. Sebagai kota yang terletak di puncak bukit, letaknya strategis. Itulah alasan sejumlah bangsa berusaha meaklukkan dan menguasai kota ini, seperti bangsa Mesir, bangsa Filistin, Babylonia, Yunani, Persia, Arab, Kerjaan Latin, Turki dan terakhir di bawah mandate Inggris.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Tempat-tempat suci banyak dijumpai di dalam tembok kota. Salah satunya adalah ikon Yerusalem yakni bangunan kubah emas atau dikenal dengan Dome of the Rock. Di dekat situs itu tersebar puluhan sinagoge, bangunan gereja dan sejumlah menara. Panggilan azan dan lonceng gereja terdengar bergantian di wilayah itu seakan memberitahu bahwa inilah kota yang terus berdenyut dan hidup dalam aktifitas kerohanian; satu-satunya kota yang hidup dua kali, di surge dan di bumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai kota yang tertembok, maka jalan keluar masuknya adalah gerbang. Dalam bentuk modern, terdapat tujuh gerbang untuk memasuki kota ini. Pertama Gerbang Singa. Dinamakan demikian karena terdapat relief singa di dinding gerbangnya. Di halaman terbang inilah martyr Kristen pertama, Stefanus, dibunuh dengan cara dilempari dengan batu. Itu sebabnya dinamakan Gerbang Stefanus. Kedua, adalah gerbang Damaskus, karena pintunya menghadap kea rah kota Damaskus, ibu kota Negara Siria yang berbatasan dengan Isarel.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Gerbang ini paling ramai karena dekat dengan pasar dan sangat padat aktifitas. Ketiga adalah gerbang Sion. Gerbang ini mudah dikenali melaui cacat pada temboknya bekas tembakan peluru akibat perang modern tahun 1948 dan 1967. Keempat adalah Gerbang Tanah. Semula gerbang ini sempit tetapi telah diperlebar oleh tentara Inggris agar dapat dilewati kendaraan sekitar tahun 1920. Kelima adalah Gerbang Herodes. Aspek sejarah mewarnai gerbang ini karena pernah jatuh ke tangan tentara Salib pada tahun 1099. Keenam adalah Gerbang Emas. Gerbang ini ditutupi oleh penguasa Muslim sampai hari ini dan dibatasi oleh pemakaman muslim di depannya. Gerbang ini dibangun di atas Gerbang Susa, gerbang yang menuju ke Serambi Salomo di zaman kitab Perjanjian Baru, tempat pertemuan di masa-masa awal kekristenan. Gerbang ketujuh adalah Gerbang Jaffa karena menghadap kea rah kota pelabuhan Jaffa. Gerbang ini memiliki menara di atasnya yang dulu dibangun oleh Herodes untuk melindungi bentengnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;">“Jika aku melupakan engkau, hai Yerusalem, biarlah menjadi kering tangan kananKu! Biarlah lidahku melekat pada langit-langitku, jika aku tidak mengingat engkau, jika aku tidak jadikan Yerusalem puncak sukacitaku! (Mazmur 137:5-6).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;">Beginilah firman TUHAN semesta alam: “Pada waktu itu sepuluh orang dari berbagai-bagai bangsa dan bahasa akan memengang kuat-kuat punca jubah seorang Yahudi dengan berkata: Kami mau pergi menyertai kamu, sebab telah kami dengar, bahwa Allah menyertai kamu!” (Zakharia 8:23)</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4 style="text-align: left;"><strong>Refleksi</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">“Aku menangis. Begitu kakiku melintasi perbatasan, aku menginjak lagi tanah perjanjian. Berkali-kali ke sana, selalu ada yang berbeda dan baru. Kali ini aku pun merasakan hal yang berbeda dariNya. Hatiku terharu menginjak lagi tanah perjanjian. Kalau bukan karena anugerahNya, mana mungkin ini terulang terus. Aku membayangkan diriku adalah peziarah di masa lalu, yang menempuh perjalanan menghabiskan tenaga, air mata dan perjuangan, demi tiba di Yerusalem, kota mulia. Selalu ada harap yang tidak pernah habis, untuk kembali mengunjungiMu di sana. Oh Yerusalem Kota Mulia Hatiku Rindu Ke Sana…. Lagu itu terngiang di telingaku.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Badanku yang letih dan tenagaku yang habis dalam perjalanan ini, tergantikan dengan kerinduan yang kuat akanMu. Rasa lelah tubuhku terobati dengan memasuki kota itu. Aku menarik nafasku bersyukur. Inilah rasanya mencari Tuhan di kotaNya! Air mataku meleleh. Rasanya tidak percaya bisa datang kembali ke kota itu. Meluap-luap kerinduanku. MenyembahMu di sana! Untuk menerima berkatku, berkat Yerusalem (Jerusalem Blessing.) Aku datang Tuhan ke kotaMu dan menyembahMu di sana!” Biarlah lidahku melekat pada langit-langitku, jika aku tidak mengingat engkau, jika aku tidak jadikan Yerusalem puncak sukacitaku!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Lirik &amp; Chord Lagu Oh Yerusalem</strong><br />
OH YERUSALEM KOTA MULIA<br />
HATIKU RINDU KE SANA<br />
OH YERUSALEM KOTA MULIA<br />
HATIKU RINDU KE SANA</p>
<p style="text-align: center;">TAK LAMA LAGI TUHANKU DATANGLAH<br />
BAWA SAYA MASUK SANA<br />
TAK LAMA LAGI TUHANKU DATANGLAH<br />
BAWA SAYA MASUK SANA</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/yerusalem-kota-mulia-hatiku-rindu-ke-sana/">Yerusalem Kota Mulia Hatiku Rindu Ke Sana</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cerita Pohon Ara dan Zakheus si Pemungut Cukai</title>
		<link>https://www.nazarettour.co.id/pohon-ara-dan-zakheus-si-pemungut-cukai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[holylandtour]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2018 06:59:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Holyland]]></category>
		<category><![CDATA[Holyland Tour]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret tour]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon Ara Zakheus]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ke Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ziarah Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Yerusalem]]></category>
		<category><![CDATA[Ziarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.nazarettour.co.id/?p=4694</guid>

					<description><![CDATA[<p>19:1 Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu. 19:2 Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya. 19:3 Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/pohon-ara-dan-zakheus-si-pemungut-cukai/">Cerita Pohon Ara dan Zakheus si Pemungut Cukai</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">19:1 Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu. 19:2 Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya. 19:3 Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek. 19:4 Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ. 19:5 Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: &#8220;Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu.&#8221; 19:6 Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita. 19:7 Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: &#8220;Ia menumpang di rumah orang berdosa.&#8221; 19:8 Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: &#8220;Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.&#8221; 19:9 Kata Yesus kepadanya: &#8220;Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham. 19:10 Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.&#8221; (Lukas 19:1-10)</p>
<p><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script><br />
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-9314838904486517"
     data-ad-slot="9086462118"></ins><br />
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></p>
<p style="text-align: justify;">Yesus berulang kali singgah atau melewati kota Yerikho, sebab disitulah para peziarah dari Galilea berkumpul untuk bersama-sama memulai perjalanan menuju kota Yerusalem. Di kota itu Yesus menyembuhkan Bartimeus yang buta (Mrk. 10:46-52) serta singgah di rumah Zakheus, kepala pemungut cukai yang sudah bertobat (bdk. Luk 19:1-10). Pohon Ara yang dipanjat oleh Zakheus untuk dapat melihat Yesus, sampai sekarang masih dapat dilihat oleh para peziarah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5555" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5555" class="size-medium wp-image-5555" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/pohon-ara-zacheus-750x563.jpg" alt="Pohon Ara" width="750" height="563" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/pohon-ara-zacheus-750x563.jpg 750w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/pohon-ara-zacheus-768x576.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/pohon-ara-zacheus.jpg 1024w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/pohon-ara-zacheus-800x600.jpg 800w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><p id="caption-attachment-5555" class="wp-caption-text">Pohon Ara yang diyakini pernah dipanjat oleh Zakheus</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut catatan Injil Lukas, dalam perjalanannya yang terakhir kali menuju Yerusalem, Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu. Zakheus berusaha untuk melihat orang siapakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena ada orang banyak dan juga sebab badannya pendek. Maka berlarilah ia mendahului orang banyak itu, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ. Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: &#8220;Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu.&#8221; Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita. Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: &#8220;Ia menumpang di rumah orang berdosa.&#8221; Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: &#8220;Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.&#8221; Kata Yesus kepadanya: &#8220;Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham. Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5556" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5556" class="size-full wp-image-5556" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/zakheus-si-pemungut-cukai.jpg" alt="" width="500" height="330" /><p id="caption-attachment-5556" class="wp-caption-text">Ilustrasi Zakheus si pemungut cukai ketika bertemu dengan Yesus</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Orang mengenalnya sebagai pohon Ara tetapi menurut bahasa ilmiah nama aslinya adalah pohon Sycamore. Pohon Ara tidak cukup tinggi untuk dapat dipanjat oleh orang karena memang bentuknyanya yang kecil. Lokasi tempat pohon yang pernah dinaiki Zakheus sekarang telah menjadi situs suci di kota Yerikho yang di masa sekarang berada dalam otoritas pemerintah Palestina. Sebuah taman yang indahpun telah dibangun diarea tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5554" style="width: 448px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5554" class=" wp-image-5554" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/pohon-ara-562x750.jpg" alt="Pohon Ara Yeriko" width="438" height="585" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/pohon-ara-562x750.jpg 562w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/pohon-ara-768x1024.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/pohon-ara-600x800.jpg 600w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/pohon-ara.jpg 800w" sizes="auto, (max-width: 438px) 100vw, 438px" /><p id="caption-attachment-5554" class="wp-caption-text">Peringatan dari pemerintah Palestina kepada turis di area pohon Ara</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini usia pohon Ara Sycamore sendiri sudah sangat tua. Itu sebabnya disekelilingnya dipasang pagar pembatas. Arkeolog masih belum menemukan dimana persisnya rumah Zakheus si pemungut cukai di kota Yerikho yang sempat disinggahi oleh Yesus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<blockquote>
<h3 style="text-align: justify;">Saat ini apa yang menjadi tantangan anda untuk berjumpa dengan Yesus? Lingkungankah? Ketika lingkungan anda menjadi penghalang anda, hal yang harus anda lakukan adalah memberkati mereka dan mendoakannya. Karena nafas orang percaya adalah Doa. Hanya doa yang mampu mengubahkan.</h3>
</blockquote>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/pohon-ara-dan-zakheus-si-pemungut-cukai/">Cerita Pohon Ara dan Zakheus si Pemungut Cukai</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Raya Pondok Daun Israel</title>
		<link>https://www.nazarettour.co.id/hari-raya-pondok-daun-israel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[holylandtour]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2018 06:49:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Holyland]]></category>
		<category><![CDATA[Holyland Tour]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret tour]]></category>
		<category><![CDATA[Sukkot]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ke Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ziarah Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Yerusalem]]></category>
		<category><![CDATA[Ziarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.nazarettour.co.id/?p=4677</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hari Raya Pondok Daun (bahasa Ibrani: סוכות or סֻכּוֹת, sukkōt) atau perayaan Tabernakel adalah sebuah Hari Raya Yahudi; merupakan perayaan pengucapan syukur bagi Israel atas hasil panen yang dirayakan selama tujuh hari pada bulan purnama di antara bulan September dan Oktober. Tepatnya, hari raya ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/hari-raya-pondok-daun-israel/">Hari Raya Pondok Daun Israel</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hari Raya Pondok Daun (bahasa Ibrani: סוכות or סֻכּוֹת, sukkōt) atau perayaan Tabernakel adalah sebuah Hari Raya Yahudi; merupakan perayaan pengucapan syukur bagi Israel atas hasil panen yang dirayakan selama tujuh hari pada bulan purnama di antara bulan September dan Oktober. Tepatnya, hari raya ini dilaksanakan pada 15 Tisyri menurut Kalender Yahudi). Perayaan ini disebut dengan &#8220;Sukkot&#8221; dalam bahasa Ibraninya karena aspek utama dari festival ini adalah sebuah pondok (sukkah). Perayaan ini adalah salah satu dari 3 hari raya peziarahan bagi orang Yahudi, selain Shavuot dan Pesakh. Pada masa perayaan ini, umat Yahudi berziarah ke Bait Allah di Yerusalem sambil membawa persembahan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5549" style="width: 610px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5549" class="size-full wp-image-5549" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/sukkot-israel.jpg" alt="Hari Raya Sukkot" width="600" height="400" /><p id="caption-attachment-5549" class="wp-caption-text">Seorang Yahudi sedang membawa empat macam tanaman yang digunakan dalam ritual Sukkot di Yerusalem.</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tahun 2016 ini, hari Pondok Daun jatuh pada tanggal 16 Oktober dan berakhir pada tanggal 23 Oktober.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap keluarga Yahudi membangun sebuah pondok berdinding tiga dan memiliki atap yang terbuat dari ranting palem dan dedaunan. Pondok-pondok tersebut disiapkan untuk menyambut tujuh tamu mistis, yaitu Abraham, Ishak, Yakub, Musa, Harun, Yusuf, dan Daud yang dipercaya akan datang ke pondok yang dibuat itu selama festival tersebut berlangsung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Kaum Samaria memiliki cara yang sedikit berbeda dalam merayakan hari raya ini. Mereka membangun sukkah di dalam rumah mereka. Selain itu, sukkah yang mereka bangun tidak memiliki dinding, melainkan hanya atap tempat menggantung buah-buahan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Pemaknaan Hari Raya Pondok Daun</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Di dalam Alkitab, festival ini dimaknai sebagai festival panen utama bangsa Yahudi (Keluaran 23 dan Ulangan 16, festival utama Bait Allah (Bilangan 29), dan sebagai pengingat bagi bangsa Israel mengenai pengembaraan yang mereka lakukan di padang pasir ketika keluar dari tanah Mesir (Imamat 29). Pada masa pengembaraan, umat Israel tinggal dalam pondok-pondok sementara, yang pada perayaan ini direpresentasikan dengan sebuah pondok. Dalam konsep sebagai festival panen, perayaan ini menandakan berakhirnya musim panen. Para petani datang ke Yerusalem bersama keluarganya untuk bersyukur atas hasil panen yang mereka terima. Selama masa pergi ke Yerusalem ini mereka tinggal di dalam pondok tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5547" style="width: 680px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5547" class="size-full wp-image-5547" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/hari-raya-pondok-daun.jpg" alt="" width="670" height="400" /><p id="caption-attachment-5547" class="wp-caption-text">Umat Yahudi sedang menghias rumah pada Hari Raya Sukkot</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Pada masa Bait Allah masih berdiri, perayaan ini dilanjutkan dengan &#8220;Festival Mengambil Air&#8221; (Simhat Bet ha-Sho&#8217;evah).Lalu, dilaksanakan penuangan air ke atas altar sebagai sebuah permohonan akan datangnya hujan.</p>
<p><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script><br />
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-9314838904486517"
     data-ad-slot="9086462118"></ins><br />
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Persiapan dan Pelaksanaan Hari Raya Pondok Daun</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Sebelum festival ini dirayakan, setiap keluarga Yahudi menyiapkan sebuah pondok sementara yang terdiri atas tiga dinding dan beratapkan ranting-ranting. Mereka juga membawa empat jenis tanaman, yakni buah limau, ranting-ranting pohon dedalu (willow), daun palem, dan cabang pohon myrtle untuk diberkati di dalam sukkah tersebut. Keempat jenis tanaman ini diasosiasikan dengan air yang mengalir dan datangnya hujan yang memberikan kehidupan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Sukkah yang dibuat perlu memenuhi beberapa kriteria berikut :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8211; Berdinding 3 dan tahan terhadap angin yang cukup kencang.<br />
&#8211; Atapnya dibuat terakhir dan dibuat oleh bahan-bahan yang berasal dari tanaman.<br />
&#8211; Bagian atapnya tidak boleh terlalu rapat sehingga orang yang ada di dalamnya masih bisa melihat bintang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Pemberkatan dilakukan di dalam Sinagoge dengan membawa sebuah ikatan yang terdiri dari buah limau, ranting pohon Willow, daun palem, dan cabang pohon myrtle yang sama dengan yang mereka persiapkan untuk diberkati di dalam sukkah. Ikatan tersebut dilambai-lambaikan sambil berdoa untuk memastikan keramahan mereka memengaruhi kehidupan mereka. Selain itu, diangkat pula doa-doa untuk turunnya hujan sebagai berkat bagi seluruh makhluk yang ada di bumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5548" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5548" class="size-medium wp-image-5548" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/perayaan-pondok-daun-750x422.jpg" alt="Hari Raya Pondok Daun" width="750" height="422" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/perayaan-pondok-daun-750x422.jpg 750w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/perayaan-pondok-daun-768x432.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/perayaan-pondok-daun-1024x576.jpg 1024w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/perayaan-pondok-daun.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><p id="caption-attachment-5548" class="wp-caption-text">Suasana Tembok Ratapan pada saat hari raya Pondok Daun</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Selama hari raya ini berlangsung, umat Yahudi diharuskan untuk makan bersama di dalam sukkah tersebut dan menghabiskan sepanjang hari mereka di dalamnya, namun dalam masyarakat Yahudi modern, umumnya mereka hanya melaksanakan ritual makan bersama saja dan tidak menghabiskan seluruh waktu mereka di dalam sukkah tersebut. Apabila hujan besar turun, mereka diperbolehkan untuk tidak melakukan ritual makan di dalam sukkah ini. Para keluarga Yahudi juga diajak untuk berkumpul dengan sanak saudara dan teman-teman mereka dan merayakan hari raya ini bersama-sama.</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/hari-raya-pondok-daun-israel/">Hari Raya Pondok Daun Israel</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gunung Tabor dan Transfigurasi Kristus</title>
		<link>https://www.nazarettour.co.id/gunung-tabor-dan-transfigurasi-kristus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[holylandtour]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2018 06:43:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Holyland]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Tabor]]></category>
		<category><![CDATA[Holyland Tour]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret]]></category>
		<category><![CDATA[nazaret tour]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan ke israel]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ke Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Tour ziarah Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Yerusalem]]></category>
		<category><![CDATA[Ziarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.nazarettour.co.id/?p=4720</guid>

					<description><![CDATA[<p>Transfigurasi Kristus di Gunung Tabor. Gunung Tabor terletak di sebelah utara negara Israel. Tepatnya di ujung timur Lembah Yizreel, 17 km (11 mil) sebelah barat Danau Galilea. Jika kini puncaknya dapat dicapai dengan kendaraan, maka pada masa lalu para pengunjung harus mencapainya dengan mendaki 4.340 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/gunung-tabor-dan-transfigurasi-kristus/">Gunung Tabor dan Transfigurasi Kristus</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Transfigurasi Kristus di Gunung Tabor. Gunung Tabor terletak di sebelah utara negara Israel. Tepatnya di ujung timur Lembah Yizreel, 17 km (11 mil) sebelah barat Danau Galilea. Jika kini puncaknya dapat dicapai dengan kendaraan, maka pada masa lalu para pengunjung harus mencapainya dengan mendaki 4.340 anak tangga. Untuk dapat mencapai puncaknya, peziarah harus menempuh jalan yang berputar-putar dan agak menakutkan, sebab melewati tebing-tebing yang curam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut cerita yang beredar, Gunung Tabor adalah lokasi Transfigurasi Kristus, dimana Yesus dimuliakan di atas gunung, berubah wajah menjadi bersinar-sinar dan kelihatan berbicara dengan Musa dan Elia. Identifikasi paling awal gunung tempat transfigurasi ini adalah dari Origen pada abad ke-3 Masehi. Juga disinggung oleh St. Cyril dari Jerusalem dan Hieronimus pada abad ke-4. Ada juga tiga murid Yesus yaitu Petrus, Yakobus dan Yohanes yang menemani Yesus pada saat proses Transfigurasi kala itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5498" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5498" class="size-medium wp-image-5498" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gunung-Tabor-di-Israel-1-750x422.jpg" alt="Gunung Tabor" width="750" height="422" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gunung-Tabor-di-Israel-1-750x422.jpg 750w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gunung-Tabor-di-Israel-1-768x432.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gunung-Tabor-di-Israel-1.jpg 1000w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><p id="caption-attachment-5498" class="wp-caption-text">Gereja Transfigurasi Kristus di puncak Gunung Tabor</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Di puncak gunung ini terdapat Basilika Transfigurasi serta biara Fransiskan (OFM). Sejak abad ketiga Masehi di gunung ini telah berdiri tiga kapel yang dipersembahkan kepada Yesus Kristus, Musa dan Elia. Di zaman Perang Salib, ketiga kapel ini disatukan menjadi sebuah basilika yang indah. Tembok-tembok maupun bangunan kokoh yang berdiri sampai sekarang di puncak gunung ini, berasal dari abad ke-12 hingga abad ke-13.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>CATATAN ALKITABIAH</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Transfigurasi Kristus adalah peristiwa di mana Yesus dimuliakan di gunung, serta bertemu dengan Musa dan Elia di atas gunung itu. Muka-Nya bercahaya dan penuh dengan kemuliaan. Hal ini merupakan puncak spiritualitas dari Yesus. Pada waktu peristiwa itu, terdapat tiga murid Yesus bersama dengan Dia; Petrus, Yakobus dan Yohanes. Cahaya kemuliaan yang memancar dari wajah Yesus itu untuk memberikan pengajaran kepada para murid, bahwa di balik peristiwa yang menyedihkan yang akan dialami Yesus. Peristiwa yang akan membawa pada kemenangan, kemuliaan, bahwa di balik hinaan dan caci maki akan ada kemuliaan yang akan menguatkan para murid dalam kehidupan mereka dalam mengikuti guru (Yesus) mereka itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_5499" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5499" class="size-medium wp-image-5499" src="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gunung-Tabor-dilihat-dari-Gunung-Kedumim-750x563.jpg" alt="Tabor Israel" width="750" height="563" srcset="https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gunung-Tabor-dilihat-dari-Gunung-Kedumim-750x563.jpg 750w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gunung-Tabor-dilihat-dari-Gunung-Kedumim-768x576.jpg 768w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gunung-Tabor-dilihat-dari-Gunung-Kedumim-800x600.jpg 800w, https://www.nazarettour.co.id/wp-content/uploads/2018/07/Gunung-Tabor-dilihat-dari-Gunung-Kedumim.jpg 1000w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><p id="caption-attachment-5499" class="wp-caption-text">Gunung Tabor dililhat dari Gunung Kedumim, Israel</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Peristiwa ini kemudian menjadi tradisi umat Kristen dalam menghayati salah satu peristiwa hidup Yesus Kristus. Waktu untuk melaksanakan transfigurasi ini berlangsung pada minggu sebelum merayakan Hari Raya Jumat Agung sebagai peringatan kematian Yesus. Transfigurasi ini dijadikan titik sentral dalam karya Yesus sebagai Mesias menurut rencana Allah. Peristiwa ini dapat diketahui dalam Alkitab pada Injil Matius 17:1-12, atau di Injil Markus 9: 2-13 atau di Injil Lukas 9: 28-36.</p>
<p><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script><br />
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-9314838904486517"
     data-ad-slot="9086462118"></ins><br />
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></p>
<p>The post <a href="https://www.nazarettour.co.id/gunung-tabor-dan-transfigurasi-kristus/">Gunung Tabor dan Transfigurasi Kristus</a> appeared first on <a href="https://www.nazarettour.co.id">Nazaret Tour</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
